Ancaman Meningkat, Taiwan Luncurkan Deretan Mesin Perang Canggih untuk Hadapi Agresivitas China

Taiwan diperkirakan akan menugaskan kapal patroli lepas pantai seberat 4.000 ton di awal tahun depan untuk memperkuat wilayahnya di Laut China Selatan

Newsweek
Taiwan Luncurkan Deretan Mesin Perang Canggih untuk Hadapi Agresivitas China 

Tsai, yang memenangkan masa jabatan empat tahun kedua dalam kemenangan besar dalam pemilihan presiden Januari, bersumpah dalam pelantikannya pada 20 Mei untuk meningkatkan kemampuan industri pertahanan pulau itu untuk membangun senjatanya sendiri dan meningkatkan kemampuan pertahanannya dalam menghadapi ancaman dari Beijing.

()

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen (kedua dari kanan) saat meninjau kesiapan militer negaranyafocustaiwan.tw

Tak Pedulu Larangan AS, Rusia Nyatakan Siap Penuhi Apapun Kebutuhan Persenjataan Indonesia

Bangladesh Catat Kasus Kematian Pertama Muslim Rohingya Karena Covid-19 di Kamp Pengungsian

Pada hari Selasa, ia diperkirakan akan meluncurkan kapal patroli kelas-tonase-kelas CG-160 yang dikelola oleh Administrasi Coastguard Administrasi Tiongkok dalam sebuah upacara di kawasan pembuatan kapal CSBC di kota pelabuhan selatan Kaohsiung.

"Setelah kapal diluncurkan, kami akan melakukan berbagai macam pengujian fasilitas dan peralatan kapal sebelum mengirimkannya ke Administrasi Coastguard Nasional pada akhir tahun ini," jelas Wei Cheng-tzu, wakil presiden eksekutif CBSC kepada South China Morning Post.

Kapal ini merupakan salah satu dari empat kapal yang sedang dibangun oleh CBSC dengan biaya NT$ 10,44 miliar (US$ 347 juta).

Menurut Wei, tiga lainnya akan dikirimkan pada tahun 2025.

PTUN Putuskan Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Hukumannya

CBSC mengatakan, lambung kapal dirancang dengan peralatan senjata, termasuk roket 2,75 inci yang mampu menyerang target dalam jarak 10 km (enam mil), yang dikembangkan oleh Institut Sains dan Teknologi Chung-shan - pengembang senjata top Taiwan.

Kapal itu juga akan dilengkapi dengan senapan mesin berat kaliber 20 mm, menara meriam dan senjata lainnya, di samping fasilitas medis yang dapat digunakan sebagai rumah sakit lapangan di masa perang dan untuk penyelamatan kemanusiaan di waktu lain, kata para pejabat.

Menurut penjaga pantai, kapal patroli berat itu juga akan dilengkapi dengan helipad yang dapat mengakomodasi helikopter Black Hawk yang dioperasikan oleh Korps Layanan Lintas Udara Nasional Kementerian Dalam Negeri Taiwan, serta helikopter Sikorsky yang dioperasikan oleh angkatan lautnya.

Menurut CBSC, kapal itu diharapkan mulai beroperasi tahun depan, mungkin sebelum April.(*)

Artikel ini telah tayang di sosok.id dengan judul Ready To War! Tak Mau Berpangku Tangan Kepada Amerika, Taiwan Luncurkan Deretan Mesin Perang Canggih untuk Hadapi Agresivitas China

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved