Breaking News:

Sesuai Data 4 Juni 2020, 74 Persen Desa di Aceh telah Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa

Provinsi Aceh mendapatkan alokasi Dana Desa Tahun 2020 sebesar sebesar 5T (Rp. 5.050.301259.000) yang diperuntukkan bagi 6.497 desa yang....

For Serambinews.com
Razali AR, Sesditjen PDT Kemendes PDTT. 

Selanjutnya, dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang dihadiri oleh Kepala Gampong dan Badan permusyawaratan Gampong (desa) untuk melakukan validasi, finalisasi dan penetapan penerima BLT-DD yang selanjutnya disahkan oleh bupati/walikota.

“Alokasi anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Provinsi Aceh sebesar 1,3 triliun (Rp 1.322.530.586.264), disalurkan kepada 325.209 KPM. Realisasi penyaluran BLT-DD di Provinsi Aceh dari 6497 desa, sudah tersalurkan di 4791 desa atau sebesar 74% dan sudah diterima oleh 285.081 keluarga penerima manfaat, sesuai data per tanggal 4 Juni 2020 pukul 15.00 WIB,” ujar Razali AR.

Ia menginformasikan, dari 23 Kabupaten dan Kota di Provinsi Aceh, terdapat tiga kota yang telah tuntas 100 persen diantaranya adalah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tenggara dan Kota Banda Aceh.

Banda Aceh dan Delapan Kabupaten/Kota di Aceh Masuk Zona Merah, Simak Penjelasan Asisten II Pemprov

Sementara Kabupaten Aceh Besar, Bireuen, Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Barat Daya progress realisasi sudah di atas 95 persen. Kabupaten dengan realisasi di atas 80 persen diantaranya adalah Kabupaten Aceh Jaya (89 persen),  Aceh Selatan (83 persen), Aceh Utara (82 persen) dan Kabupaten Aceh Tengah (81 persen).

Kabupaten dan Kota lainnya yang berada dalam range realisasi 50 persen - 80 persen diantaranya adalah Kabuaten Aceh Timur (79 persen), Aceh Singkil (73 persen), Kota Subulussalam (68 persen), Gayo Lues (64 persen), Bener Meriah (60 persen), Simeulue (52 persen) dan Kabupaten Aceh Barat (51 persen).

Kabupaten dan kota dengan tingkat realisasi kurang dari 50 persen yaitu Kota Sabang (39 persen), Kota Lhokseumawe (31 persen), Kota Langsa (24 persen), Pidie (30 persen), dan Kabupaten Aceh Tamiang (6 persen).

Lambatnya penyaluran BLT DD dikarenakan adanya berbagai hambatan teknis dan administrasi, seperti yang dilaporkan oleh Kabupaten Aceh Tamiang bahwa Dana Desa tahap I telah direalisasikan sesuai dengan APBDes per Januari 2020, sebelum kebijakan relokasi anggaran ke program BLT-DD.

Kabupaten lainnya juga mengeluhkan adanya keterlambatan data di lapangan dan kekurangan berkas persyaratan untuk pencairan anggaran.

Polisi Tangkap Pembobol MIN Kuta Lhokseumawe, Uang Dipakai untuk Beli Alat Kosmetik dan HP

Berbagai permasalahan yang ada tentunya dapat diatasi dengan komunikasi intensif antara pemerintah dengan masyarakat. Kementerian Desa PDTT sangat terbuka dalam komunikasi dan mencari solusi bersama untuk mempercepat pencairan BLT-DD.

Diharapkan komitmen dari kepala daerah untuk mengawal penyaluran BLT-DD dengan intensif mengingat dampak dari pandemik Covid-19 kepada perekonomian masyarakat cukup besar. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah siap mengawal penyaluran BLT-DD dengan berbagai strategi percepatan dengan komitmen bersama bahwa penyaluran BLT-DD Provinsi Aceh dapat tuntas di bulan Juni.(*)

Mobil PMI Datangi Dinas-dinas Hingga Sepekan, Layani ASN Pemerintah Aceh Donor Darah

Cina dan India Tambah Pasukan dan Senjata di Perbatasan Kedua Negara

Tubuhnya Kembali Kekar di Usia Lanjut, Mike Tyson Dituduh Pakai Steroid

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved