Breaking News:

Luar Negeri

Video Detik-Detik Polisi New York Dorong Pria Lansia hingga Jatuh Terkapar dan Berdarah di Kepala

Seorang pemrotes yang ikut berujuk rasa mentang aksi kekerasan terhadap pria kulit hitam, George Floyd di New York, AS telah di dorong oleh polisi

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
TWITTER/@WBFO
Tangkap layar Seorang pemrotes yang ikut berujuk rasa mentang aksi kekerasan terhadap pria kulit hitam, George Floyd di New York, AS telah di dorong oleh pihak kepolisian, Kamis (4/6/2020) malam waktu setempat. 

Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James mengatakan bahwa kantornya telah mengetahui video tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kamis malam waktu setempat, walikota Bufallo mengatakan dia "sangat terganggu" oleh video tersebut.

"Saya berharap untuk terus membangun kemajuan yang telah kami capai saat kami bekerja bersama untuk mengatasi ketidakadilan rasial dan ketidakadilan di Kota Buffalo. Hati dan pikiran saya bersama korban malam ini," kata Brown.

Juru bicara kepolisian mengatakan keempat orang yang ditangkap selama aksi unjuk rasa Kamis sore didakwa dengan aksi pengerusakan karena memblokir jalan dan lalu lintas di alun-alun.

Sepanjang hari, para demonstran berkumpul di alun-alun, seperti yang dialami banyak orang dalam beberapa hari terakhir setelah kematian seorang pria Minneapolis pada tanggal 25 Mei di tangan polisi.

Kematiannya Picu Kerusuhan di AS, George Floyd Dinyatakan Positif Covid-19 dari Hasil Tes Swab

Aksi Polisi Berlutut Heboh, Demo Kematian George Floyd Meluas di Amerika Serikat

Unjuk Rasa Kematian George Floyd Memanas, Ini Cara KBRI Jamin Keselamatan 142 Ribu WNI di AS

Sekitar pukul 16.40 waktu setempat, kerumunan pengunjuk rasa berdiri di tengah jalan di alun-alun di depan Balai Kota, menghalangi lalu lintas kendaraan agar tidak lewat.

Polisi dengan perlengkapan taktis tiba dalam beberapa menit dan membentuk barisan di depan para pengunjuk rasa.

Polisi mengatakan kepada demonstran bahwa mereka telah dianggap melanggar hukum jika mereka tidak membubarkan diri.

Lebih lanjut, petugas kepolisian akan menggunakan kekuatan untuk membubarkan paksa mereka.

Polisi tampak telah menggunakan masker gas dan dipersenjatai dengan beberapa jenis untuk membubarkan masa di lokasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved