Berita Aceh Barat Daya
Wanita Muda Tergeletak di Pinggir Jalan Babahrot Abdya, Kabur dari Puskesmas, Begini Kronologinya
Seorang wanita muda jatuh tergeletak tidak sadarkan diri di pingir Jalan Nasional Desa Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya...
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE – Seorang wanita muda jatuh tergeletak tidak sadarkan diri di pingir Jalan Nasional Desa Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (10/6/2020).
Dalam kondisi pingsan, wanita yang memakai cadar hitam ini dievakuasi ke Puskesmas Babahrot dengan mobil ambulans. Berdasarkan data KTP Elektronik identitas wanita tersebut diketahui bernama Darmawati (21), warga Gampong Jurong Teungoh, Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya.
Sekitar tiga jam dirawat, wanita inipun siuman, kemudian diberikan asupan makanan mie goreng oleh petugas kesehatan dan bisa diajak bicara.
Anehnya ketika tenaganya mulai pulihi, wanita ini kabur dari Puskesmas Babahrot tanpa sepegetahuan petugas kesehatan. Meskipun diupaya mencari sekitar puskesmas, namun wanita yang mengenakan jilbab warna maron tersebut hilang bak ditelan bumi.
Warga Babahrot pun khawatir lantaran wanita yang jatuh pingsan tersebut diduga karena kelaparan dan tidak punya keluarga di daerah tersebut.
Ternyata, Darmawati sudah pulang ke daerah asalnya di Desa Jurong Teungoh, Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya.
• Optimalisasi Proses Belajar Mengajar, Bupati Aceh Besar Vidcon dengan Ratusan Kepala Sekolah
• 5 Cara Efektif Melindungi Diri dari Bahaya Sinar Matahari
• YARA Buka Posko Pengaduan Tagihan Listrik, Terkait Kenaikan Tagihan
Informasi ini diperoleh Serambinews.com dari Dek Khoi yang mengaku adek dari Darmawati ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (11/6/2020).
Apapun nomor HP Dek Khoi diperoleh Serambinews.com dari Kepala Puskesmas Babahrot, Firdaus, sebelumnya didapat dari Darmawati sendiri saat dirawat Puskemas.
“Sudah sampai di sini di rumah, tadi jam tujuh pagi,” kata Dek Khoi melalui saluran telepon.
Dikatakan, kakaknya itu tiba di Desa Jurong Teungoh, Jangka Buya, Pidie Jaya menumpang mobil angkutan umum, kemudian ongkos transportasi dari Babahrot Abdya ke Pidie Jaya dibayar oleh ibunya.
Setelah berbicara dengan Serambinews.com, beberapa saat, Dek Khoi memberikan hp kepada Kakaknya, Darmawati. Anehnya, saat bicara melalui telepon dengan Serambinews.com, wanita yang mengaku Darmawati ini merepet-repet.
“Untuk apa ditanya lagi, saya sudah sampai rumah,” katanya. Ditanya dari mana ongkos pulang karena sebelumnya mengaku kepada petugas puskesmas di Babahrot tak punya uang sepeser pun, Darmawati menjawab, ‘mamak aku lah yang bayar'.
Diapun merepet karena saat berada di Babahrot banyak orang banyak bicara, tapi sedikit kerja. “Aku malas kalau orang banyak bicara tapi sedikit kerja. “Masak, aku tunggu berjam-jam tak dibawa pulang, akhirnya aku pulang sendiri,” katanya ketus.
• Catat Tanggalnya, Aceh Perpanjang Masa Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/seorang-wanita-tergeletak-tidak-sadarkan-diri-di-tepi-jalan-nasional-desa-pantee-rakyat.jpg)