Breaking News:

Ibadah Haji 2020

Pengumuman dari Arab Saudi: Haji 2020 Dilaksanakan dengan Jamaah yang Terbatas

Jamaah yang diizinkan untuk melaksanakan ibadah haji berasal dari berbagai negara yang sudah tinggal atau berada di Arab Saudi.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
ANTARA FOTO/REUTERS/GANOO ESSA
Suasana shalat tarawih yang digelar terbatas bagi petugas setempat di depan Kakbah, Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, pada hari pertama bulan suci Ramadhan di tengah pandemi virus corona (Covid-19), Jumat (24/4/2020). Dalam pengumuman terbaru, Kerajaan Arab Saudi mengatakan Ibadah Haji 2020 akan dilaksanakan dengan jumlah jamaah yang terbatas. 

SERAMBINEWS.COM – Kerajaan Arab Saudi pada Senin (22/6/2020) mengumumkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 tetap akan dilaksanakan.

Namun, Kerajaan mengatakan pelaksanan ibadah haji akan digelar dengan jumlah jamaah yang "sangat terbatas”.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan bahwa keputusan itu diambil karena pandemi virus corona masih belum berakhir.

Malansir dari Arab News, Selasa (23/6/2020), Jamaah yang diizinkan untuk melaksanakan ibadah haji berasal dari berbagai negara yang sudah tinggal atau berada di Arab Saudi.

Saudi menyebutkan pada musim haji tahun lalu, jumlah jamaah mencapai 2,5 juta orang.

Namun, karena adanya wabah penyakit covid-19, maka ibadah haji tahun ini hanya diperuntukkan bagi warga Arab Saudi dan warga asing yang menetap di Arab Saudi

Dengan demikian, tidak ada pemberangkatan jamaah haji dari seluruh dunia ke Arab Saudi pada tahun ini.

Arab Saudi Tetap Gelar Ibadah Haji 2020 Secara Terbatas, Begini Respon Menag Fachrul Razi

Arab Saudi Putuskan Tetap Menggelar Ibadah Haji Tahun 2020, Ini Persyaratannya

Kasus Virus Corona Arab Saudi 161.657 Orang, Bertambah 3.392 Orang

Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan keputusan telah dibuat karena mengingat kelanjutan pandemi dan risiko virus corona menyebar di keramaian orang.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengunggah sebuah pernyataan Kementerian Haji dan Umrah Saudi tentang pelaksaan Haji tahun 2020.

Pernyataan itu mengatakan: "Jumlah peziarah yang sangat terbatas dari berbagai warga negara asing (WNA) yang sudah tinggal di Arab Saudi, akan dapat melakukannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved