Luar Negeri

Donald Trump Ancam Penangkapan dan Penjara Penumbang Patung Bersejarah

Presiden AS, Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap para demonstran. Khususnya yang mencoba menjatuhkan patung-patung bersejarah.

AFP/SAUL LOEB
Presiden AS, Donald Trump berbicara dalam even Pelajar untuk Trump di Dream City Church, Phoenix, Arizona, Rabu (24/6/2020). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap para demonstran.

Khususnya yang mencoba menjatuhkan patung-patung bersejarah.

Dia menegaskan jika ada yang berani melakukan lagi, maka akan ditangkap dan dimasukkan dalam penjara yang panjang.

Trump menyampaikan hal itu setelah aksi protes di depan Gedung Putih, di mana beberapa demonstran berusaha merobohkan patung Presiden Andrew Jackson.

"Saya telah memberi wewenang kepada Pemerintah Federal untuk menangkap siapapun yang merusak atau menghancurkan monumen dan patung," ujar Trump melalui Tweet, Selasa (23/6/2020).

Dia menegaskan properti lainnya jika dijatuhkan, maka hukuman hingga 10 tahun.

"Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Pelestarian Peringatan Veteran, atau undang-undang lain yang mungkin terkait. .... " kata Trump.

Patung Andrew Jackson berdiri di Alun-alun Lafayette, yang terletak tepat di seberang kompleks Gedung Putih.

Menurut hukum federal, kerusakan pada properti federal didenda 250 ribu dolar AS dan hukuman 10 tahun penjara.

Tetapi, jarang seorang untuk menjatuhkan hukuman penuh atas kasus perobohan patung.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved