Breaking News:

Rahasia Umum? Ternyata AS Secara Resmi Bangun Basis Militer dan Berperang di 7 Negara Ini

Menurut laporan perang Gedung Putih terbaru, militer AS secara resmi berperang di tujuh negara.

Editor: Amirullah
AP
Sekitar 5.200 tentara Amerika Serikat ditempatkan di Irak sebagai bagian dari koalisi yang dibentuk pada 2014 untuk melawan ISIL 

SERAMBINEWS.COM - Menurut laporan perang Gedung Putih terbaru, militer AS secara resmi berperang di tujuh negara.

Dikenal secara resmi sebagai "Laporan tentang Kerangka Kerja Hukum dan Kebijakan yang Memandu Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dan Operasi Keamanan Nasional Terkait," bagian yang tidak diklasifikasi menandai Afghanistan, Irak, Suriah, Yaman, Somalia, Libya, dan Niger.

Semua negara-negara itu di bawah panji otoritas perang yang sama yang diberikan dalam Otorisasi 2002 untuk Penggunaan Kekuatan Militer guna memerangi gerilyawan yang ada hubungannya dengan Al-Qaeda.

Kelompok-kelompok yang diperangi militer AS : AQ , ISIS , Houthi di Yaman, Taliban, jaringan Haqqani, rezim Assad (dengan serangan rudal jelajah April 2017), al-Shabab, dan "elemen (di Niger) dinilai sebagai bagian dari ISIS."

AUMF 2002 “tidak mengandung batasan geografis di mana kekuatan resmi dapat digunakan ... untuk mempertahankan keamanan nasional Amerika Serikat.”

Wanita Ini Lahirkan Seorang Bayi Tanpa Tangan dan Kaki, Diduga Ini Penyebabnya

Demi Lolos Tes Doping, Mike Tyson Akui Pernah Pakai Penis Palsu dan Gunakan Urine Orang Lain

Heboh Video Seks di Mobil PBB, Pria di Jok Depan Malah Diam Saja

Sehingga semua konflik ini legal.

Dalam laporan juga mengkonfirmasi “bahwa AS adalah berbagi intel dengan Saudi atas kampanye pengeboman di Yaman."

"Meskipun AS pejabat militer terus menyangkal bahwa mereka melakukannya."

Satu hal lagi tentang Yaman, Menteri Pertahanan Mattis adalah penggemar berat dukungan militer AS Saudi untuk perangnya di Yaman.

Sedemikian rupa sehingga dia memohon kepada Kongres menjelang pemungutan suara Senat tentang apakah akan mengakhiri bantuan AS atau tidak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved