Breaking News:

Kesehatan

Sering Bersepeda Picu Impotensi karena Jok Menekan Kemaluan, Benarkah? Simak Faktanya

apakah terlalu lama duduk di atas sadel sepeda bisa menyebabkan gangguan disfungsi ereksi seperti impotensi?

Editor: Amirullah
AFP / Philip FONG
Atlet anggar nasional Jepang, Ryo Miyake mendayung sepeda untuk mengantar makanan pesanan pelanggannya di Tokyo, Jepang. 

Bersepeda merupakan hal yang baik bagi tubuh karena termasuk olahraga.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko bersepeda seperti yang sudah dijelaskan, yakni sebagai berikut.

- Mengganti jenis sadel dengan yang lebih lebar dan dan 'hidung' yang lebih pendek untuk mengurangi tekanan.

- Atur posisi setang supaya tidak jauh lebih tinggi dari posisi sadel. Bersandar ke depan dan bagian bokong menjadi terangkat akan mengurangi tekanan pada perineum.

- Kenakan celana pendek sepeda empuk untuk mendapatkan lapisan perlindungan ekstra.

- Ketika menempuh jarak jauh, disarankan untuk tidak duduk terus-menerus selama bersepeda. Selingi dengan menggowes sepeda sambil mengangkat bokong atau bisa juga berjalan kaki sambil membawa sepeda. Hal ini bisa mengurangi tekanan pada perineum dan melancarkan kembali aliran darah.

- Jika Anda merasakan ada rasa sakit atau mati rasa di daerah antara dubur dan skrotum, berhentilah sejenak.

()

Ilustrasi bersepeda di jalur khusus sepeda. (ITDP Indonesia)

Manfaat Bersepeda Lebih Besar ketimbang Risikonya

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com (29/5/2017), penelitian di Inggris menyebutkan tidak ada kaitan antara bersepeda dengan disfungsi ereksi serta kemandulan, bahkan bagi mereka yang bersepeda delapan jam lebih setiap minggu.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved