Gerakan Donor Darah

Melalui Aksi Tahap II, ASN Dinsos Aceh Kumpulkan Darah 44 Kantong

“Donor darah selain untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, juga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Selain itu juga bernilai ibadah.”

Dinsos Aceh/For Serambinews.com
Kadis Sosial Aceh, Alhudri menjadi salah seorang peserta donor darah pada aksi tahap II yang dilaksanakan Dinsos Aceh, Jumat (3/7/2020). 

“Donor darah selain untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, juga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Selain itu juga bernilai ibadah.”

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Apartur Sipil Negara (ASN) Dinsos Aceh melaksanakan donor darah massal tahap II di pelataran parkir dinas tersebut, Jumat (3/7/2020).

Melalui aksi tahap II berhasil mengumpulkan darah sebanyak 44 kantong. Sedangkan sebelumnya yang dilaksanakan di PMI Banda Aceh, menurut Sekretaris Dinsos Aceh, Devi Riyansyah terkumpul darah 19 kantong.

Kadis Sosial Aceh, Drs Alhudri MM mengatakan, aksi sosial kemanusiaan itu bertujuan mengantisipasi krisis darah di PMI Banda Aceh untuk kebutuhan darah di rumah sakit yang ada di sekitar Banda Aceh dan Aceh Besar.

Alhudri berharap, seluruh pegawainya terutama para pejabat eselon III dan IV untuk senantiasa menjadi pendonor aktif.

“Donor darah ini selain untuk membantu saudara kita yang membutuhkan darah, juga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Selain itu juga bernilai ibadah,” katanya.

Unggah Video yang Sorot Dada Perempuan, Polisi Tetapkan Pegawai Starbucks Inisial DD Jadi Tersangka

Untuk itu, katanya, sebagai bentuk antisipasi krisis darah Aceh, Pemerintah Aceh memotivasi ASN baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota untuk menjadi pendonor sukarela.

“Bapak Plt Gubernur Aceh menjanjikan umrah bagi mereka yang aktif donor darah,” ujarnya.

Sekretaris PMI Kota Banda Aceh, Didi Agustinus mengatakan, kebutuhan darah di Aceh cukup tinggi terutama untuk penderita thalassemia.

Menurut dia, untuk mencukupi kebutuhan darah tersebut mestinya harus ada 300 kantong darah per hari yang masuk ke PMI, atau 2 persen dari jumlah penduduk.

Tragis! 9 Tahun Nantikan Momongan, Bayi Kembarnya Meninggal Diserang Anjing Peliharaan Sendiri

Semenjak adanya gerakan aksi donor darah massal oleh ASN di Provinsi Aceh, menurut Agustinus cukup membantu kebutuhan darah di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Sehari bisa mencapai 100 hingga 150 kantong. Tentunya ini sangat membantu kebutuhan darah di Aceh. Kita sangat mengapresiasi gerakan donor darah yang dilaksanakan Pemerintah Aceh,” kata Didi.

VIDEO - Terkait Vonis Mati Terhadapnya, Zuraida Hanum Buka Suara

Jika dibandingkan dengan sebelum adanya gerakan donor darah massal yang melibatkan ASN di Aceh, darah yang masuk ke PMI cenderung relatif, dan pihaknya harus jemput bola, seperti ke sekolah-sekolah dan kampus.

“Kalau dulu juga ada yang sampai 150 kantong sehari namun kita harus jemput bola,” katanya. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved