Berita Lhokseumawe

Duka Pedagang Pasar Inpres Lhokseumawe yang Hilang Lapak Dilalap Api, Seperti Apa Kisah Mereka?

Tidak pernah terbayangkan di benak pedagang Pasar Inpres Lhokseumawe, di Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Pedagang di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, pasca musibah kebakaran lapak dagangannya kini mereka setelah membersihkan lokasi bekas kebakaran itu sebagian pedagang mulai berjualan secara darurat di kaki lima. 

Menurut keterangan, Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 0107 Kota Lhokseumawe, Ridwan Ishak, kepada Serambinews.com, di lokasi kejadian, kobaran api diduga berasal bangunan bagian tengah pasar Inpres.

”Semakin lama api semakin membesar. Kita tidak tahu penyebab percikan api dari mana,” kataya.

Sementara itu dikatakannya, sejumlah armada Pemadam Kebakaran (Damkar) terus berdatangan dan tiba di lokasi beberapa saat setelah kebakaran.

Menurutnya petugas kesulitan untuk memadamkan si jago merah.

Aparat Kepolisian dibantu, Anggota RAPI terpaksa mengambil tindakan memblokir jalan menghalau kendaraan warga, guna memudahkan Damkar menjangkau lokasi kebakaran.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, di lokasi kebakaran, Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah seluruh bangunan roko dan kios ludes dilalap sijago merah.Pascakejadian ini hanya satu Blok Ruko yang dapat diselamatkan.

Belum bisa dipastikan untuk kerugian namun, sementara ini ditaksir mencapai Milyaran rupiah, dan tidak satupun pedagang yang berhasil menyelematkan harta benda mereka dari amukan sijago merah tersebut.(*)

Anak Mantan Gubernur GAM Pidie Jadi Kakanwil Kemenag Aceh, Dilantik oleh Menag, Ini Programnya

Kepala DPMG, Azhari : Manfaat Dana Desa di Aceh, Desa yang Sangat Tertinggal Semakin Berkurang

Ciut Berperang Melawan Amerika Serikat, Cina Memilih Berdamai dan Tawarkan ‘Bocoran’ Soal Covid-19

7 Lampiran

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved