Berita Aceh Barat
Kepala Kankemenag Aceh Barat Pantau PBM Tatap Muka di Madrasah
epala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Iswandi SPdI melakukan...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM MEULABOH - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Iswandi SPdI memantau pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka perdana di sejumlah madrasah Kabupaten Aceh Barat, Senin (20/7/2020) pagi.
Pemantauan tersebut guna memastikan kesiapan madrasah dalam melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan di masa transisi coronavirus disease 2019 (Covid-19).
"Hari ini kita sudah pantau beberapa madrasah, Alhamdulillah semua madrasah yang kita pantau telah mematuhi protokol kesehatan," ucap Khairul Azhar.
Khairul mengingatkan, bagi siswa maupun guru madrasah yang sedang sakit, tidak dibenarkan untuk melaksanakan aktivitas proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka, tetapi dilakukan secara daring (dalam jaringan) dengan tetap menjalankan belajar dari rumah.
Selain itu, Khairul mengharapkan, proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka harus dilakukan secara serius, baik dari segi protokol kesehatan, proses pengajaran, serta metode yang dilakukan seorang guru dalam mentransfer ilmu.
• Tidur di Luar Rumah, Satu Keluarga di India Tewas Tertimpa Dinding yang Dirobohkan Gerombolan Monyet
• Kejari Bener Meriah Eksekusi Tiga Terpidana Kasus Korupsi Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana Ibadah
• Kasus Virus Corona di Asia, Dari India Sampai Cina, India Masih Tertinggi
Menurutnya, yang paling penting diterapkan pada pembelajaran bukan panjangnya waktu pelajaran, tapi bagaimana caranya pelajaran tersebut bisa efektif tersampaikan kepada siswa.
"Maka perbanyak metode pembelajaran, manfaat semaksimal mungkin media yang ada. Dengan PBM tatap muka ini mudah-mudahan lebih baik dan lebih efektif daripada belajar di rumah," tambahnya.
Adapun madrasah yang dikunjungi di antaranya, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Meureubo, dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Aceh Barat.
Kepala MTsN Meureubo, Saidi Mukti SAg MSi menyebutkan, dalam pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) pihaknya mengatur jadwal dengan menggunakan shift sesuai dengan protokol dan juknis Pembelajaran di masa Covid-19.
Ia menyebutkan, penerapan shift berlaku untuk semua tingkatan kelas, setiap tingkat dibagi menjadi dua shift dengan menetapkan jadwal dengan hari yang berbeda.
"Hari ini sebagian siswa yang belajar tatap muka ada 12 kelas, yaitu empat kelas tujuh, empat kelas delapan, dan empat kelas sembilan, masing-masing kelas sebanyak 15 siswa. Sebagian siswa lagi tetap belajar secara daring, besoknya baru gantian," ungkapnya.
Sementara itu, di MTsN 1 Aceh Barat menerapkan pembelajaran tatap muka di hari pertama, hanya mengkhususkan bagi siswa kelas tujuh, sedangkan kelas delapan dan sembilan dijadwalkan mulai masuk pada Kamis, 23 Juli 2020.
"Kita membatasi jumlah siswa yg masuk, karena keterbatasan kelas. Kelas delapan dan sembilan tetap belajar secara daring," sebut Kepala MTsN 1 Aceh Barat, Dra Asmanidar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kemenag-aceh-barat-pantau-pbm-di-madrasah.jpg)