Berita Lhokseumawe
MDMC dan IOM Cek Kesehatan 99 Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe
Pemeriksaan kesehatan terhadap 99 pengungsi Rohingya ini membutuhkan waktu dua hari yang dilakukan secara marathon.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Muhammadiyah Disaster Management Center atau MDMC Lhokseumawe melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 99 orang Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Minggu (26/7/2020).
Ketua tim kesehatan MDMC dr Rahmawati A Latief SpPD KGH FINASIM kepada Serambinews.com, mengatakan pada prinsipnya pemeriksaan cek up sejatinya membutuhkan waktu dua hari dengan jumlah 99 paien yang dilakukan secara marathon.
“Kita berharap dengan dilakukan cek up ini dapat memberikan gambaran awal kondisi kesehatan secara menyeluruh terhadap warga Rohingya baik dewasa maupun anak-anak,” jelas dr Rahmawati.
Dikatakanya, kegiatan pemeriksaan cek up ini di lakukan pada posko kesehatan bersama yaitu di komplek penepatan pengungsi rohingya Gampong Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Adapun Tim dokter dan Perawat MDMC yang melakukan cek up diantaranya dr Silvia Agustini, dr Sarah Amalia Fauzen, Irma Susanti Putri Amd Keb, Reza Rahmawati Amd Kep, Ns Saddam Harun SKep dan di dampingi T Saiful Basri SHI.
Sementara untuk penanggung jawab Internasional Organization for Migration (IOM) yaitu Muhammad Riza.
Dirinya menyampaikan cek up selalu dilakukan pada setiap imigran yang baru terdampar, untuk imigran di Lhokseumawe kita laksanakan bersama dengan MDMC Lhokseumawe, semoga kerja sama ini terus terjalin.
Koordinator MDMC Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy, menyampaikan ini kegaitan program kerja sama yang pertama kita lakukan dengan IOM.
Dengan pola saling mengisi kekurangan IOM yang punya program dan MDMC menyiapkan tim dokter dan fasilitas pendukung.
Dijelaskannya, kita akan terbuka untuk semua lembaga yang mengajak kerja sama terutama bidang kesehatan.
“Dan Alhmadulillah berjalan dengan baik, dan kita ucapan terimaksih kepada relawan dokter dan perawat juga tak lupa kepada donatur yang telah ikut meluangkan waktu,” sebutnya.
Sambungnya, ini untuk bersama saling membatu saudara-saudara kita semoga ini menjadi amal ibadah kita di kemudian hari, pungkasnya.(*)
• Bek Asing Persiraja Adam Mitter Tetap Bertahan di Bali, tak Mudik ke Inggris, Ini Alasannya
• Ini Identitas 11 Napi yang Dipindahkan dari Lapas Lhoksukon, Satu Napi Terlibat Narkoba dan Senpi
• Nur Ahlina Ahira, Atlet Basket yang Sempat Ingin Berhenti Kuliah
• Viral Mayat Suspek Corona Masih Pakai Daster Saat Dikubur, Tapi Petugas Mengaku Sudah Memandikannya
• Petani di Aceh Barat Tewas Ditebas, Korban Diketahui Berencana Memperluas Kebunnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/chekuprohingya.jpg)