Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

China Punya Misi Menjadi Negara Adikuasa Penakluk Luar Angkasa

Pemerintah Cina telah meluncurkan misi luar angkasa yang paling ambisius pekan lalu. Bahkan, dengan trio yang terdiri dari pengorbit, pendarat

Editor: M Nur Pakar
AFP/STR
Warga menyaksikan peluncurkan roket Long March-5, pembawa pengorbit, pendarat, dan penjelajah Tianwen-1 ke Mars, lepas landas dari Pusat Peluncuran Ruang Angkasa Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan pada Kamis (23/7/2020) 

SERAMBINEW.COM, HONG KONG - Pemerintah China telah meluncurkan misi luar angkasa yang paling ambisius pekan lalu.

Bahkan, dengan trio yang terdiri dari pengorbit, pendarat, dan penjelajah dimuat ke roket besar menuju Mars.

Misi ini merupakan prestasi ilmiah yang mengesankan, terjerat dengan dorongan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Xi Jinping.

Jinping telah mendefinisikan China sebagai negara adikuasa yang akan segera menaklukkan ruang angkasa.

Disebut Tianwen-1, misi Mars China melibatkan perjalanan tujuh bulan ke planet merah itu, Mars.

Ketika roket mendekati tujuannya setelah melakukan perjalanan 39 juta mil, akan melepaskan pengorbit untuk memindai dan memetakan Mars dari atas.

Sedangkan pendarat akan membawa robot ke permukaan planet.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana dan penjelajah menjaga komunikasi dengan kontrol darat di Bumi.

Maka China menjadi negara kedua yang berhasil menempatkan robot operasional di tanah Mars, seperti dilansir The Daily Beast, Selasa (28/7/2020).

Sebuah pencapaian signifikan bagi negara yang berusaha membangun supremasi teknologi global dan sekarang antarplanet.

Arab Saudi Jadi Pemasok Utama Minyak Mentah ke China

AS Minta Dunia Lawan China, Perang Dingin Baru Segera Pecah, Usai Uni Soviet, Kini China

China Bungkam Muslim Uighur, 435 Intelektual Dipenjara atau Hilang Secara Paksa

Namun kemenangan itu sarat dengan keinginan pejabat Partai Komunis China (PKC) untuk kolonisasi luar angkasa.

Juru bicara Misi Eksplorasi Mars China, Liu Tongjie (kiri) dan Wakil Kepala Komando Misi Peluncuran, Mao Wanbiao (kanan) menggelar konferensi pers setelah peluncuran roket Long March-5, ke Mars di Wenchang, Provinsi Haina, China Selatan, Kamis (23/7/2020).
Juru bicara Misi Eksplorasi Mars China, Liu Tongjie (kiri) dan Wakil Kepala Komando Misi Peluncuran, Mao Wanbiao (kanan) menggelar konferensi pers setelah peluncuran roket Long March-5, ke Mars di Wenchang, Provinsi Haina, China Selatan, Kamis (23/7/2020). (AFP/NOEL CELIS)

Seorang insinyur senior ruang angkasa dan kepala program eksplorasi bulan China, Ye Peijian, mengindikasikan dua tahun lalu.

Peijian mengatakan bahwa desain negaranya untuk ekspedisi ruang angkasa mencerminkan rencana Beijing untuk Laut Cina Selatan.

Dikatakan, pihaknya berupaya menduduki bulan dan Mars berapa saja biayanya.

"Alam semesta adalah lautan, bulan adalah Kepulauan Diaoyu, Mars adalah Pulau Huangyan," kata Ye pada sesi pleno tahunan PKC di Beijing dua tahun lalu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved