Breaking News:

Update Corona di Aceh Tenggara

Kontak dengan Anak Pasangan Suami Istri Positif Covid, 46 Paramedis RSUD Sahudin Kutacane Tes Swab

Sebanyak 46 petugas medis dan para medis di RSU Sahudin Kutacane, Aceh Tenggara dites swab setelah kontak langsung dengan seorang balita anak...

For Serambinews.com
Direktur RSUD Sahudin Kutacane, dr Bukhari SpOG. 

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE  - Sebanyak 46 petugas medis dan paramedis di RSU Sahudin Kutacane,  Aceh Tenggara menjalani tes swab setelah kontak langsung dengan seorang balita anak dari pasangan suami istri yang kini positif terkena virus corona (Covid-19) yang sempat di rawat di RSU Kutacane.

Tes swab dilaksanakan dua tahap yakni bagi 40 tenaga medis dilakukan pada Jumat (31/7/2020) dan Sabtu (1/8/2020) sebanyak enam orang tenaga petugas medis.

Direktur RSUD Sahudin Kutacane, dr Bukhari SpOG yang juga Anggota Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh  Tenggara, kepada Serambinews.com, Sabtu (1/8/2020) mengatakan, petugas medis/paramedis pada tanggal 12 Juli 2020 menangani pasien balita berumur sembilan bulan yang masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU H Sahudin Kutacane dengan keluhan sesak nafas dan demam.

Berdasarkan arahan dari dokter spesialis anak, pasien tersebut dianjurkan untuk dirawat Inap di ruangan anak sejak tanggal 12 Juli 2020 sampai tanggal 23 Juli 2020.

Pada tanggal 22 Juli 2020 berdasarkan anjuran dokter spesialis anak, akan dirujuk ke Medan Sumatera Utara, sehingga dilakukanlah pemeriksaan rapid test kepada pasien itu.

Warga Gampong Waido, Kabupaten Pidie Potong Enam Ekor Hewan Qurban

Bendungan Kuala Krueng Tangse, Bobol, Petani Semakin Sulit Mensuplai Air ke Persawahan

Hasil rapid test balita itu ternyata reaktif sehingga tidak lagi dirujuk ke Medan Sumatera Utara.Tim penanganan di RSU H Sahudin Kutacane memutuskan untuk melakukan swab terhadap bocah tersebut karena merujuk dari hasil rapid yang reaktif pada tanggal 23 Juli 2020, setelah hasil rapid test diperoleh , pihak keluarga meminta isolasi mandiri di rumah dan akan mengikuti seluruh instruksi dokter.

Setelah swab dikirim oleh Dinas Kesehatan Aceh Tenggara dan Dinkes Aceh, petugas disana meminta agar dilakukan swab terhadap kedua orangtua anak tersebut, karena usia bocah itu masih balita.

Kemudian, pada tanggal 24 dan 25 Juli 2020 dilakukan pemeriksaan swab terhadap ibu kandungnya pada tanggal 24 Juli 2020 dan 25 Juli 2020.

Pemeriksaan Swab terhadap ayah balita itu dilakukan pada tanggal 25 Juli 2020, ayahnya hanya dilakukan pemeriksaan swab 1 kali. Hasil swab keduanya positip Covid-19.

Kebijakan Gugus Kabupaten Aceh Tenggara saat ini, bapak dan ibu akan dirawat di ruang isolasi  Sahudin 14 hari ke depan dan  telah melakukan swab terhadap 46 petugas medis yang pernah kontak dengan balita tersebut.

Halaman
12
Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved