Selasa, 12 Mei 2026

Aceh Besar Lawan Covid 19

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali Minta Masyarakat tak Meremehkan Covid-19

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali meminta masyarakat tidak meremehkan Covid-19 yang saat ini sedang melanda Aceh.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Safriadi Syahbuddin
FOTO/ HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali melakukan uji SWAB perdana usai launching kerjasama pemeriksaan Swab RT PCR Pemkab Aceh Besar dengan Unsyiah, di Kota Jantho, Senin (20/7/2020) 

Laporan Muhammad Nasir | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali meminta masyarakat tidak meremehkan Covid-19 yang saat ini sedang melanda Aceh.

"Kita minta jangan sampai meremehkan Covid-19, apalagi tidak percaya," ujar Mawardi.

Menurut Mawardi Ali, secara nyata saat ini dunia sangat takut terhadap virus ini.

Bahkan ibadah haji yang sangat sakral pun dibatasi. Kondisi ini tentu membuktikan jika virus ini ada.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat kabupaten tersebut supaya dapat berpartisipasi dalam menghentikan penyebaran virus corona.

Ia mengajak masyarakat bertanggungjawab dalam memutuskan mata rantai penyebarannya.

Kasus Covid-19 Tinggi di Aceh, Direktur RSUZA Minta Semua Pihak Saling Menguatkan

Puluhan Staf Dinkes Aceh Besar Positif Covid-19, Kadiskes Jalani Isolasi Mandiri

Aceh Besar Siapkan RS Jantho Khusus untuk Penanganan Covid-19

“Virus ini tidak mungkin dihentikan hanya oleh pemerintah. Bahkan pemerintah negara maju pun tidak sanggung mengatasi covid-19, kalau tidak bersama-sama dengan masyarakat," kata Mawardi Ali.

"Oleh karena itu marilah kita jadikan penghentian penyebaran virus ini sebagai tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir jumlah orang yang positif Covid-19 di Aceh Besar terus mengalami peningkatan tajam.

Bahkan sudah ada sejumlah korban yang meninggal dunia.

Ia mengajak masyarakat bertanggung jawab untuk keselamatan diri sendiri, bertanggung jawab terhadap keluarga, dan bertanggung jawab terhadap tempat kerja/tempat usaha yang dijalankan.

Bupati Mawardi juga mengajak masyarakat Aceh Besar untuk berdoa, semoga ujian cepat diangkat oleh Allah SWT dan menjadikan daerah tersebut bersih dari virus hingga berstatus kembali sebagai daerah hijau.

Lalu menjalankan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT.

“Karena dengan itulah doa kita diterimaNYA,” ujarnya.

Namun, kata ketua PMI Aceh Besar ini, yang paling penting adalah usaha dari masyarakat untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Usaha tersebut diwujudkan dengan memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, perlu menjaga jarak atau tidak melakukan kontak dengan siapapun, baik orang dikenal maupun yang tidak dikenal.

“Karena virus ini tidak kasat mata, jadi orang yang terlihat sehat bisa saja dia sudah bervirus, begitu juga dengan kita sendiri,” ujar mantan anggota DPRA ini.

Mawardi juga mengingatkan, agar masyarakat Aceh Besar tidak membuat acara keramaian dan berada di kerumunan orang ramai.

Ia meminta masyarakatnya agar menghindari keramaian agar virus ini tidak terus tersebar.

Namun ia juga mengingatkan masyarakat supaya tidak panik dan ketakutan berlebihan.

Yang penting masyarakat patuh terhadap peraturan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga Allah SWTmelindungi kita semua,” ujar Mawardi Ali dalam video yang diposting di instagram pribadinya.(*)

BACA JUGA BERITA POPULER

Mudah, Ini Syarat-syarat untuk Dapat Bantuan Rp 600 Ribu bagi Pekerja Gaji di Bawah Rp 5 Juta

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 4 Dibuka Hari Ini, Berikut Syarat dan Caranya

Mengejutkan! Kapten Ungkap Niat Busuk Majikannya, Sengaja Belokkan Kapalnya Agar Ditahan di Beirut

Cerita Indriana yang Tinggal di Kandang Ayam dengan Keluarganya, Terbiasa Bau Kotoran & Kebal Ejekan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved