Breaking News:

Listrik Aceh

PLTP Seulawah Masih Proses Nego antara Pertamina Geothermal Energy dan PEMA, Ini Kapasitas Dayanya

Program Pembangkit Listrik Panas Bumi Seulawah Agam masih dalam tahap negosiasi antara Pertamina Geothermal Energi dan PT Pembangunan Aceh (PT PEMA).

For Serambinews.com
PLTP Seulawah Agam 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Program Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Seulawah Agam masih dalam tahap negosiasi antara Pertamina Geothermal Energi dengan PT Pembangunan Aceh (PT PEMA).

Sampai saat ini, belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak dalam melakukan kerja sama proyek pembangkit listrik berkapasitas 2x55 Megawatt (MW) tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PT PLN, Wiluyo Kusdwiharto, dalam acara “Ngobrol Cak Ham” yang berlangsung Minggu (9/8/2020) malam, menggunakan fasilitas Zoom Meeting.

Acara ini dipandu oleh Hamdani Bantasyam, tokoh dan pengusaha Aceh yang bermukim di Surabaya. Acara “Ngobrol Cak Ham” itu bagian dari mengisi masa pandemi Covid-19.

Terdapat 100 partisipan dari berbagai kalangan, termasuk Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Jasman J Ma’ruf, pemantik dialog Prof Dr Nasruddin dari Fakultas Teknik Unsyiah, dan Bahar Yahya selaku Pemred Majalah Listrik Indonesia.

Wiluyo Kusdwiharto: Aceh Tak Masalah dengan Listrik, Pasokan Daya Melebihi Pemakaian

Rektor UTU Prof Jasman J Ma’ruf, Baru Tahu, Pasokan Listrik Aceh Melebihi Pemakaian

Fitch Ratings Indonesia Menaikan Peringkat Bank Bukopin menjadi AA-

Wiluyo menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Cak Ham mengenai kelanjutan dari proyek PLTP Seulawah dan PLTP Jaboi di Kota Sabang.

Menurut Wiluyo, proyek PLTP Seulawah belum punya perjanjian jual beli daya listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) dengan PT PLN.

“Itu masih di tingkat Pertamina Geothermal Energi dengan Perusahaan Daerah. PLN belum masuk,” ujar Wiluyo. PLTP Seulawah yang berlokasi di Aceh Besar itu, sebutnya, memiliki kapasitas daya 2x55 MW.

Sementara itu, untuk PLPT Jaboi Sabang, terang Wiluyo, status terakhir adalah proses eksplorasi dengan pengembang PT sabang Geothermal Energy. PPA dilakukan pada 30 September 2014 silam.

"Kapasitas PLTP Jaboi adalah 2x5 MW, terletak di Desa Jaboi, Kec. Sukajaya, Sabang, koordinat: 5°47'19.83"U dan 95°20'10.89"T," bebernya.

Enam Kecamatan di Aceh Besar Masih Bebas Corona, Gugus Tugas Ingatkan Warga Waspadai Transmisi Lokal

Arab Saudi Uji Klinis Vaksin Virus Corona Tahap Tiga ke 5.000 Relawan, Bekerjasama dengan China

Pemerintah Aceh Sudah Lakukan Refocusing APBA 2020, Dana Penanganan Covid-19 Bertambah Jadi Rp 2,3 T

Wiluyo juga menyampaikan, bahwa PLN akan melakukan relokasi Pembangkit Listrik Mesin Gas (PLTMG) eks-Jakabaring, Sumatera Selatan berkapasitas 50 MW ke Banda Aceh.

Penambahan fasilitas ini, ulasnya, akan cukup menjamin gangguan listrik di loaksi strategis, seperti rumah sakit, rumah dinas gubernur, dan kawasan penting lainnya.

Selain itu, ungkap dia, PT PLN juga melakukan pembangunan 275 kV jalur Timur (Ulee Kareng–Sigli–Arun–Pangkalan Susu) dan pembangunan jalur Barat looping 150 kV Aceh–Sumut (Blangpidie–Tapaktuan–Subulussalam–Sidikalang).(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved