Breaking News:

15 Tahun Perdamaian: Ekonomi Aceh Harus Bangkit, Rakyat Harus Sejahtera

Masyarakat Aceh butuh banyak pembangunan, butuh kemakmuran ekonomi. Kita memiliki spirit perjuangan dan spirit untuk kemajuan ekonomi.

Serambinews.com
Anggota DPRA, Sulaiman SE 

15 Tahun Perdamaian: Ekonomi Aceh Harus Bangkit, Rakyat Harus Sejahtera

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Terwujudnya perdamaian Aceh melalui perjanjian damai (MoU) di Helsinki Finlandia merupakan suatu perjalanan panjang dan melelahkan.

Oleh sebab itu, menjaga dan merawat perdamaian di Aceh merupakan hal yang sangat penting.

Anggota DPRA, Sulaiman SE, mengajak masyarakat, khususnya Pemerintah Aceh untuk bersinergi dan bahu membahu menjaga perdamaian ini.

“Perdamaian menjadi inklusi untuk Aceh yang hebat dan sejahtera, sehingga harus dijaga bersama,” kata Sulaiman kepada Serambinews.com, Jumat (14/8/2020).

“Namun tentu harus disadari, dalam perjalanannya tidak selalu berjalan lurus. Terkadang juga harus melewati jalan berliku dan kerikil tajam,” imbuhnya.

Perdamaian Aceh ini dia katakan, terjadi atas dukungan berbagai pihak. Di antaranya masyarakat Aceh, Pemerintah Republik Indonesia, dan pihak dunia internasional.

“Maka itu, perdamaian ini harus dirawat dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai peristiwa di masa lalu kembali terulang,” ujar Sulaiman.

Jelang Peringatan Damai, Jusuf Kalla: Aceh Butuh Pembangunan, Rakyat Butuh Kemakmuran

Di Hadapan Pangdam dan Kapolda, Mualem Bicara Perdamaian, Ini Pesan Mantan Panglima GAM

Peringatan 15 Tahun MoU Helsinki: Masyarakat Jangan Lagi Jadi Korban Kesepakatan Damai

Mantan Ketua DPRK Aceh Besar ini menambahkan, di usia perdamaian yang ke-15 tahun ini, Pemerintah Aceh harus terus menurunkan angka kemiskinan dan peduli pada pelestarian lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Yocerizal
Editor: Yocerizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved