Berita Aceh Tengah

Objek Wisata di Aceh Tengah Kembali Dibuka, Pengelola Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Aceh Tengah meminta para pengelola objek wisata untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus corona....

Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kadisparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pemkab Aceh Tengah meminta para pengelola objek wisata untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus corona. Imbauan itu disampaikan seiring dengan telah dibukanya kembali sejumlah objek wisata oleh para pengelola.

Pada akhir pekan lalu, beberapa objek wisata di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, sudah kembali ramai dikunjungi warga. Padahal sebelumnya, objek wisata sempat ditutup lantaran meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di daerah berhawa sejuk itu.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Aceh Tengah, Jumadil Enka, ketika ditanyai Serambinews.com, Senin (24/8/2020), membenarkan jika beberapa objek wisata di Kota Takengon, sudah kembali dibuka.

“Kami sudah sampaikan kepada para pengelola maupun pemilik objek wisata, agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Jumadil Enka.

Menurut Jumadil Enka, sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19, para pengelola objek wisata diingatkan untuk menyediakan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan bagi para pengunjung, penggunaan masker serta menjaga jarak antar pengunjung.

Viral Video WC Jongkok Keluarkan Api, Menjalar Hingga Keluar Kamar Mandi

Tu Sop Serahkan Rumah BMU untuk Guru Balai Pengajian di Bener Meriah

Selain Pembobol Toko Ponsel, Polres Langsa Juga Tahan Satu Tersangka Pencurian Smartphone

“Untuk penerapan protokol kesehatan ini, sudah secara rutin kami sampaikan kepada para pengelola. Tujuannya, agar objek wisata bisa tetap dibuka dan upaya penecegahan Covid-19, bisa berjalan,” jelasnya.

Ketika disinggung tentang adanya pelaksanaan pacuan kuda selama dua hari di lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Pegasing, Jumadil Enka, membantah kabar tersebut, lantaran Pemkab Aceh Tengah, sudah secara resmi menunda pelaksanaan pacuan kuda dalam rangka HUT ke-75 RI.

“Nggak ada pacuan kuda karena memang pelaksanaanya  ditunda disebabkan Covid-19. Sampai hari ini, kami belum dapat informasinya, kalau ada pacuan kuda di Blang Bebangka. Kalaupun ada, barangkali pemilik kuda menggelar latihan, bukan even resmi,” pungkas Jumadil Enka.

Sementara itu, berdasarkan amatan Serambinews.com, beberapa objek wisata yang telah ramai dikunjungi warga pada libur akhir pekan kemari, diantaranya beberapa objek wisata di Puncak Pantan Terong, serta di seputaran Danau Lut Tawar.(*)

 

Pemko Sabang kembali Terbitkan Surat Edaran tentang Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Selain Pembobol Toko Ponsel, Polres Langsa Juga Tahan Satu Tersangka Pencurian Smartphone

Pilo Poly, Sosok Penyair di Balik Bunga Rampai Seperti Belanda, Dari Konflik Aceh ke MoU Helsinki

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved