Breaking News:

Berita Banda Aceh

Lab Balitbangkes Aceh Kembali Aktif Periksa Swab, Sudah Ratusan Sampel Diterima

“Alhamdulillah, berkat doa semua sahabat kami sudah mulai aktif kembali periksa swab sejak tanggal 27 Agustus, tapi belum bisa optimal,”

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
FOTO: For Serambinews.com
Petugas Balitbangkes Aceh melakukan proses registrasi dan penomoran menjelang pemeriksaan swab di balitbangkes tersebut yang sudah dimulai lagi pada 27 Agustus 2020. Sampel swab dimaksud berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, termasuk dari Labkesda, RSUZA, dan RS Bhayangkara Polda Aceh. 

Sejak 27 Agustus lalu, lanjut Fahmi, pihakanya sudah menerima sampel swab dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

ILUSTRASI - Sekitar 33 tenaga medis pada RSU TP Abdya diambil sampel swab, Selasa (4/8/2020), kemudian dikirim Dinkes setempat untuk  diperiksa di Laboratorium Balitbangkes Aceh.
ILUSTRASI - Sekitar 33 tenaga medis pada RSU TP Abdya diambil sampel swab, Selasa (4/8/2020), kemudian dikirim Dinkes setempat untuk diperiksa di Laboratorium Balitbangkes Aceh. (Serambinews.com)

Terlambat Datang pada Sesi Latihan, Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia Dicoret dari Daftar

Lemari Dapur Sudah Membosankan, Ada Kiat Membuatnya Indah Kembali

Ribuan Sarden Ilegal Dimusnahkan  

Jumlahnya mencapai ratusan. Umumnya dikirimkan oleh dinas kesehatan atau pihak rumah sakit dari Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Bireuen, Pidie, Aceh Jaya, Kota Lhokseumawe, Nagan Raya, juga dari Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Aceh, dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh.

“Pokoknya sudah ratusan sampel kami terima dalam tiga hari ini. Semoga semua bisa lancar untuk bisa terus membantu masyarakat kita,” kata pria berdarah Singkil-Banda Aceh ini.

Fahmi Ichwansyah menambahkan, karena anggota tim pemeriksa masih ada yang WFH, sehingga Lab Balitbangkes Aceh hanya bisa maksimal memeriksa sekitar 94 sampel per hari.

“Waktu yang lama dan berat adalah saat proses ekstraksi (pengambilan RNA) dan bekerjanya di ruangan yang infeksius,” ujar Fahmi.

RNA yang dimaksud Fahmi adalah asam ribonukleat yang merupakan molekul polimer yang terlibat dalam berbagai peran biologis dalam mengode, dekode, regulasi, dan ekspresi gen.

Apabila prosesnya lancar, maka hasil pemeriksaan swab di lab tersebut bisa langsung dikeluarkan pada hari yang sama atau bisa juga sampai dua hari.

“Sekarang sampel masuk sudah ratusan, tentunya akan bisa delay sampai beberapa hari. Tapi kami tetap berupaya untuk bisa lebih cepat,” ujar pria ramah yang wilayah kerjanya mencakup sebagian Sumatra ini.

Seperti diketahui, Balitbangkes Aceh merupakan lembaga vertikal di bawah Kementerian Kesehatan RI yang wilayah kerjanya mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Kepulauan Riau.

Namun, khusus untuk pemeriksaan swab Covid, balai ini diberi mandat untuk memprioritaskan pemeriksaan swab dari wilayah Aceh saja.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved