Breaking News:

Kesehatan

Awas! Posisi Tidur Bisa Mempengaruhi Asam Lambung Kumat, Ini Cara Mencegahnya

Penyakit asam lambung yang sering kambuh dan dibiarkan dalam waktu lama, dapat berubah menjadi penyakit kronis.

Shutterstock
Ilustrasi 

Penyakit asam lambung yang sering kambuh dan dibiarkan dalam waktu lama, dapat berubah menjadi penyakit kronis.

SERAMBINEWS.COM - Asam lambung sering menyerang pada malam hari.

Dimana kondisi perut kosong dan posisi tidur yang mempengaruhi.

Penyakit asam lambung yang sering kambuh dan dibiarkan dalam waktu lama, dapat berubah menjadi penyakit kronis.

Biasanya disebut gastroesophageal reflux disease (GERD).

Dan gejala asam lambung bisa lebih buruk di malam hari. Kenapa?

Pada siang hari, di mana posisi tubuh lebih banyak tegak, gravitasi akan membantu mengembalikan asam lambung yang naik melewati LES kembali ke dalam perut lebih cepat.

Namun, lain halnya ketika tidur di malam hari.

Stok Alat Rapid Test di Aceh Jaya Hanya 800 Buah, Ini Fokus Utama Penggunaannya

Ini Tulisan pada Koin Kuno yang Ditemukan Terbungkus Kain Putih dekat Pusara Pengawal Ulee Balang

Bangun Kembali Bilik Terbakar, Santri Berharap Bantuan Sambil Bergotong Royong

Pada posisi berbaring, air liur menjadi lebih sedikit dan proses menelan juga melambat sehingga membuat kembalinya refluks ke perut menjadi lebih sulit.

Anatomi dan gravitasi memainkan peran penting dalam frekuensi, panjang, dan keparahan gejala refluks.

Halaman
1234
Editor: Nur Nihayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved