Berita Aceh Besar
Budayawan Aceh Apresiasi Pembangunan Terowongan Gajah di Jalan Tol Aceh
Tokoh Budaya Aceh, Ir Tarmizi Abdul Hamid mengapresiasi pembangunan terowongan (underpass) yang akan dibangun sebagai lalu lintas gajah.
Jika jalur lintasan ini tidak dibangun, maka dikhawatirkan hewan besar ini akan terusik kebebasan ruang gerak dan berefek tidak baik bagi Po Murah ini.
Selama ini konflik gajah dengan manusia, lanjut Cek Midi, disebabkan gajah sudah menganggap manusia ini sebagai musuh, bukan lagi sebagai juragan dan kawan.
Karena, habitatnya diganggu, gadingnya diburu bahkan banyak juga yang dibunuh.
• Kapendam IM Juara Tiga Lomba Karya Jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa Ke-108
Padahal Gajah memiliki karakteristik hewan yang penuh cinta kasih dan suka menolong baik sesamanya maupun dengan manusia, menyedihkan!
"Oleh karena demikian, dengan dibangunnya underpass itu, kita patut memberikan apresiasi dan rasa penghormatan yang tinggi kepada pembangun.
Bahwa mereka sangat menghargai dan menjaga, serta ikut melestarikan sistem kearifan lokal di Aceh yang selama ini orang Aceh sendiri pun kurang memperhatikannya," ujar Cekmidi.
Maka untuk itu, perusahaan yang sudah berempati untuk melakukan pembangunan underpass itu, kata Cek Midi, mereka sudah memberikan penghormatan kepada adat dan budaya serta khazanah yang ada di Aceh.
Apalagi Aceh merupakan daerah khusus, daerah syariat Islam yang satu-satunya di Indonesia, daerah istimewa serta kewenangan khusus lainnya.
• Perkuat Layanan Kesejahteraan Anak, Kadis Sosial Aceh Barat Kunjungi PKPM Aceh
"Para pelaksana proyek ini sangat mengerti dan sangat memahami dengan cepat menyesuaikan kehidupan adat dan budaya serta sosial masyarakat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," tuturnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Mega proyek insfrastruktur Highway (Tol) Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74 Km terus dipacu, sehingga target penyelesaian Tol pertama di Bumi Serambi Mekkah ini dapat selesai pada tahun 2021 yang akan datang.
Tol Aceh yang dinamakan dengan Sibanceh, dari total jarak 74 Km ini memilik 6 rute seksi.
Salah satunya rute seksi Indrapuri-Blang Bintang 14,7 km, yang sudah selesai dan telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada tanggal 22 Agustus lalu dan sudah mulai digunakan oleh masyarakat.(*)
• Bupati Nagan Tegur Rekanan yang Datangkan TKA Cina ke PLTU