Update Corona di Lhokseumawe
Reaktif Covid-19, 5 Perawat Jalani Isolasi Mandiri di Lhokseumawe
Kelima perawat itu terpaksa mengikuti prokes covid-19 dengan isoliasi mandiri dikarenakan reaktif covid-19 setelah di rapid tes.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Kadinkes Kota Lhokseumawe, yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Lhokseumawe dr Said Alam Zulfikar menyebutkan saat ini ada lima perawat Pukesmas Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sedang menjalani isolasi mandiri.
Kelima perawat itu terpaksa mengikuti prokes covid-19 dengan isoliasi mandiri dikarenakan reaktif covid-19 setelah di rapid tes.
“Saat ini lima perawat itu sudah menjalani isolasi mandiri, namun untuk kondisi mereka semua dalam keadaan sehat tanpa gejala apapun,” ujar dr Said.
Dikatakannya, setelah mengetahui rapidnya reaktif, maka ke lima perawat itu telah di swab oleh petugas dari Pukesmas setempat.
“Hasil swabnya belum keluar, kami curiga aja, karena itu kami lakukan rapid tes secara periodik terhadap tenaga medis karena selama ini perawat sering beraktivitas di luar melayani orang banyak,” imbuhnya.
Ia mengatakan, tenaga medis yang reaktif covid-19 ini berasal dari kalangan perawat dan tenaga kesehatan lainnya.
"Ada lima perawat yang reaktif COVID," terangnya.
Dari data yang diterima Serambinews.com, Sabtu (5/9/2020) sebanyak lima tenaga medis Pukesmas Banda Sakti, kota Lhokseumawe, saat ini sudah menjalanu isolasi mandiri.
Artinya, setelah keluar hasil swabnya nanti bila positif, maka harus ditambah lagi masa isolasinya.
“Kita tunggu saja hasilnya, bila positif covid mereka berlima harus jalani lagi isolasi mandiri selama 14 hari. Namun bila tidak, maka mereka berlima dinyatakan bebas dari paparan covid-19,” pungkasnya.
• Pasien Probable yang Meninggal Ternyata Positif Covid, Tiga Paramedis di Nagan Juga Terpapar Corona
• Pemkab Aceh Tengah Beli Alat Tes Swab Rp 2,4 Miliar untuk Efektifkan Penanganan Covid-19
• Mendagri Tegur Bupati Karawang, Karena Gelar Arak-Arakan Massa saat Pendaftaran Bakal Paslon
Ia menambahkan, kelima perawat itu dirapid tes sekitar seminggu yang lalu.
“Kalau tidak salah rapidnya pada Sabtu (29/8/2020), dan sudah menjalani kurang lebih selama 7 hari isolasi secara mandiri,” paparnya.
Sementara pengambilan swabnya baru dilakukan pada Selasa (1/9/2020) lalu, dan masih menunggu hasil dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Kabupaten Aceh Besar.
Tim Gugus Tugas kembali mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini kasus Covid-19 cenderung terus meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-said-alam-zulfikar-oke.jpg)