Senin, 11 Mei 2026

Berita Gayo Lues

Kehadiran Sosok Iwan Gayo dalam Rapat Pemekaran Provinsi  ALA Dikecam, Ini Alasannya

Kehadiran sosok Iwan Gayo selaku penulis buku pintar Aceh dalam rapat pertemuan empat pimpinan Kabupaten Serumpun yang berlangsung di Gayo Lues...

Tayang:
Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Iwan Gayo. 

 

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

 

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kehadiran sosok Iwan Gayo selaku penulis Buku Pintar dalam rapat pertemuan  empat pimpinan Kabupaten Serumpun yang berlangsung di Gayo Lues yang membicarakan soal memperjuangkan kembali pemekaran Provinsi Aceh Lauser Antara (ALA)  jadi sorotan dari berbagai kalangan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, keterlibatan Iwan Gayo dikecam disalah satu media dan isu miring yang menuturkan, agar sosok Iwan  tak lagi berbicara masalah perjuangan ALA, bahkan ada yang menyebut Iwan Gayo tidak layak diikutsertakan dalam pertemuan rapat penting tersebut yang baru diselenggarakan di Kabupaten Galus dengan alasan dianggap pernah "berkhianat".

Menanggapi penolakan dari sejumlah tokoh-tokoh perjuangan ALA perihal kehadiran Iwan Gayo di Blangkejeren tersebut. Bupati Gayo Lues, melalui Kabag Humas, Drs Buniyamin, kepada Serambinews.com, Sabtu (19/9/2020) mengatakan, kehadiran Iwan Gayo dalam pertemuan sebelumnya di Oproom Sekdakab tersebut tidak membawa bendera ALA.

Buniyamin mengatakan,  dalam pertemuan empat daerah serumpun di oproom Sekdakab Gayo Lues, Jumat (18/9/20202) lalu, Iwan Gayo secara terbuka mengatakan tidak setuju dengan ALA dan tidak akan pernah ikut dalam perjuangan pemekaran Provinsi ALA tersebut.

Sambung  Buniyamin, Iwan Gayo hanya menyodorkan kepada pejabat empat daerah serumpun itu tentang naskah deklarasi Provinsi Gayo Raya. Tetapi keempat wilayah tengah tersebut menolaknya dan keempat wilayah itu bersikukuh tetap memperjuangkan Provinsi ALA.

"Dalam pertemuan tersebut Iwan Gayo tidak diberikan panggung politik secara intens oleh Bupati Gayo Lues kemarin," ujar Buniyamin menjawab Serambinews.com, menanggapi kecaman di media sosial tentang kehadiran Iwan Gayo di Oproom Kantor Sekdakab Gayo Lues kemarin.

Menurut Kabag Humas Pemkab Gayo Lues itu, setelah berkoordinasi dengan Bupati Gayo Lues, kehadirannya Iwan Gayo hanya diperkenankan untuk menjelaskan perihal mengenai pinjaman 400 Kg emas yang ahli warisnya memberika kuasa kepada Iwan Gayo untuk menelusuri pinjaman emas itu dan tidak lebih, Iwan Gayo  tidak diberikan waktu berbicara soal Provinsi ALA.

Bunyamin mengaku, dalam pertemuan keempat wilayah atau kabupaten Serumpun sebelumnya yang dipimpin langsung oleh Bupati Gayo Lues,  M Amru, dengan tegas mengatakan bahwa Iwan Gayo salah jalan karena berbicara soal Gayo Raya. Sehingga harus diumpamakan,  kalau orang lain lampu sennya menyala ke kakan dia (Iwan) malah ke kiri.

"Jelas Iwan Gayo, jika sudah mendapat asap lupa dengan api, sehingga perlu digaris bawahi bahwa Iwan Gayo tidak akan pernah dilibatkan oleh pemerintah lagi dalam perjuangan pemekaran Provinsi ALA," tulisnya.(*)

Mengobati Migrain Selain Minum Obat, Bisa Akupuntur hingga Olahraga Teratur & Tak Merokok

VIDEO Kubah Masjid Dayah Nurul Fikri Aceh Besar Terbang Diterjang Badai

Cuaca Ekstrem, Pohon Trembesi Tumbang Melintang di Jalan Banda Aceh-Medan, Peukan Samahani

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved