Berita Langsa
Toke Seum Copot dr Fardhyani dari Direktur RSUD Langsa, Tunjuk Plh dr Helmiza Fahry
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, memberhentikan (mencopot) jabatan dr Fardhyani dari Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.
Penulis: Zubir | Editor: Jalimin
Ia menegaskan, dengan kondisi separah apapun yang terjadi, tidak boleh rumah sakit ini ditutup rumah sakit wajib buka untuk melayani masyarakat. Jika rumah sakit tutup, mau kemana lagi maayarakat berobat.
Semua persoalan harus dicari solusinya, dan solusinya bukan dengan menutup rumah sakit. Karena dengan ditutup tidak akan menyelesaikan masalah, tetapi akan terus memperparah masalah.
"Kita tidak boleh panik, dengan kondisi sekarang ini di Langsa banyak nakes dan masyaramat yang terpapar Covid-19, kita harus mencari solusi, dan solusinya bukan menutup rumah sakit ini," sebutnya.
Apabila dokter tidak ada, kata Toke Seum, perawat juga bisa ditempatkan sementara di IGD RSUD Langsa ini, yang penting pelayanan di sentra pelayanan utama ini tetap berjalan.
Dokter yang ada di Puskesmas bisa diperbantukan dulu ke RSUD Langsa, sambil menunggu jika dokter-dokter di RSUD ini masih belum sembuh. Bukan mengambil sikap langsung menutup IGD sampai lama.
"Jika tutup 1 hari untuk proses netralisasi gedung IGD itu bisa, tapi jangan sampai berhari-hari, sayang masyarakat kemana mereka harus berobat jika sakit," tutup Wali Kota.(*)
• Muhyiddin Yassin Tegaskan Masih PM Malaysia yang Sah, Minta Anwar Ibrahim Membuktikan Klaimnya
• Sekolah Tatap Muka di Aceh Tengah Kembali Ditunda
• Pelanggar Perbup Prokes Covid Masih Dikenakan Sanksi Sosial belum Dijerat Denda, Ini Alasannya