Breaking News:

Disdik: Mutu Pendidikan Tidak Hanya dari Skor TPS

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA mengatakan, tes skolastik untuk siswa-siswi Aceh memang diperlukan

FOR SERAMBINEWS.COM
Rachmat Fitri HD, Kepala Dinas Pendidikan Aceh 

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA mengatakan, tes skolastik untuk siswa-siswi Aceh memang diperlukan. Namun untuk mengukur standar mutu pendidikan tidak hanya dengan skor Test Potensi Skolastik (TPS).

Hal ini disampaikan Rachmat Fitri menanggapi pemberitaan harian ini edisi Kamis (24/9/2020), dengan judul “Mutu Siswa Aceh Terendah Nasional'. Dalam berita itu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Selasa (22/9/2020), merilis hasil evaluasi Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) Tahun 2020.

Dalam laporan itu, dijabarkan penilaian rata-rata Tes Potensi Skolastik (TPS) siswa sekolah dari seluruh provinsi di Indonesia yang mengikuti ujian tersebut. Dari keseluruhan komponen penilaian, ternyata Aceh tercatat sebagai salah satu provinsi dengan skor TPS terendah secara nasional.

Menanggapi itu, Dinas Pendidikan Aceh menyatakan, skoring yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) harus dilihat secara komprehensif, guna mendapatkan sebuah evaluasi yang tepat. "Skoring Test Potensi Skolastik (TPS) yang kurang menggembirakan itu, tidak bisa dilihat secara parsial dan berdiri terpisah, karena ada beberapa variable lain yang harus dicermati secara proporsional," ujar pria yang biasa disapa haji Nanda ini.

Ia mengakui, capaian yang diperoleh oleh siswa-siswi Aceh merupakan fakta. Katanya, Dinas Pendidikan sendiri menyadari pentingnya kapabilitas para siswa dalam bidang skolastik (TPS) untuk mempersiapkan performanya di perguruan tinggi nanti.

Menurut Haji Nanda, Dinas Pendidikan Aceh sedang bekerja maksimal ke arah sana. Ia juga berharap lembaga perguruan tinggi -sebagai pencetak tenaga pendidik- ikut berkontribusi dalam memperbaiki kemampuan lulusan yang memiliki kecakapan skolastik sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pendidik di sekolah.

Haji Nanda menambahkan, Dinas Pendidikan Aceh sudah mengantisipasinya dengan membangun kesiapan siswa dalam dua bidang yaitu bidang Tes Potensi Akademik (TPA) dan bidang Tes Potensi Skolastik (TPS). Hanya saja karena kondisi Pandemi Covid-19,  baru satu tahapan, yaitu TPA yang relatif sudah terlaksana.

"Harus kita cermati lebih jauh bahwa standar mutu pendidikan itu tidak diukur dari besaran nilai skor TPS semata. Namun ada beberapa indikator lain yang juga perlu dilihat yaitu keberhasilan pendidikan dalam pencapaian delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan rujukan regulasi yang mengatur tentang tujuan pendidikan itu sendiri," pungkas Haji Nanda.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved