Update Corona di Bener Meriah

Jubir Covid-19 Bener Meriah: “Kita Berada di Sekitar Virus Corona, Saya Terpapar, Patuhilah Protkes"

Sejak kasus Covid-19 diidentifikasi di Wuhan, China. Tren secara umum menunjukkan penambahan kasus baru Covid-19 di berbagai negara, termasuk...

Penulis: Budi Fatria | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, dr Aliyin. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Sejak kasus Covid-19 diidentifikasi di Wuhan, China. Tren secara umum menunjukkan penambahan kasus baru Covid-19 di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Provinsi Aceh, setiap harinya juga tidak luput dari laporan penambahan kasus Covid-19.

Peningkatan kasus juga terjadi di Kabupaten Bener Meriah. Maka untuk itu masyarakat dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes) agar terhindar dari wabah virus corona.

“Saat ini kita semua sudah berada di sekitar virus corona, terlihat kasus terpapar sudah semakin luas termasuk saya yang ikut terpapar dari teman kerja yang terinfeksi Covid-19, namun karena bersifat Orang Tanpa Gejala (OTG) kita tidak tahu yang bersangkutan OTG,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, dr Aliyin, Senin (12/10/2020).

Untuk itu, dr Aliyin mengajak semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan (Protkes).

Menyalahi Izin, Bangunan di Goheng Masih Berdiri Kokoh, DPRK Banda Aceh akan Surati Pemko

Segerombolan Gajah Mengais Makanan dari Tempat Pembuangan Sampah, Menangkan Royal Society of Biology

Pasien Positif Covid-19 Abdya Meninggal Dunia di RSUZA Banda Aceh, Fardhu Kifayah Sesuai Protkes

"Siapa yang diantara kita yang merasa pernah dekat atau kontak dengan orang yang kita curigai atau OTG, maupun orang baru tiba dari daerah zona merah, harus kita anggap dapat membawa virus ini,” sebutnya.

Menurutnya, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan bisa mencegah dan menurunkan angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

Aliyin juga menceritakan setelah dirinya terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19, ia menjalani isolasi mandiri di rumah dengan mengatur jarak seperti kamar tidur dan kamar mandi terpisah, serta menjaga jarak dengan keluarga.

Ia menambahkan, selama menjalani isolasi, dirinya tetap memakai masker bila keluar untuk berjemur, tidak bepergian ke tempat keramaian atau ke pasar, selalu cuci tangan dengan sabun.

Kata Aliyin, mencuci tangan pakai sabun bisa merusak kulit virus Covid-19 karena dinding virus ini terdiri dari lemak, makanya bila kena sabun dinding virus ini akan rusak.

“Itu yang saya lakukan selama isolasi mandiri, semoga keluarga dan teman-teman dekat juga masyarakat bisa terhindar. Mari kita sama-sama peduli tentang kondisi sekarang ini, bahwa virus Covid-19 ini benar ada dan virus ini juga makhluk ciptaan Allah, semoga kita tidak mudah percaya dengan berita hoax, agar kita secara bersama sama dan satu bahasa dalam mencegah virus corona,” ungkapnya.(*)

Tim Labfor Turun ke Lokasi Kebakaran Geuceu Kayee Jato, Ini Penjelasan Polisi

Dipaksa Mengaku Selingkuh dengan Istrinya, Suami Ancam Bakar Kemaluan Pemuda di Pidie

Timnas Indonesia U-19 Menang Telak, Shin Tae-yong Puji Debut Elkan Baggott

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved