Luar Negeri
Korban Tewas Perang Armenia dan Azerbaijan Capai 600 Orang
Sebanyak 600 orang dilaporkan tewas, dalam perang antara Armenia dan Azerbaijan di kawasan Nagorno-Karabakh selama dua pekan terakhir.
Di sisi lain, para wanita lansia di kota tersebut juga menyatakan siap menderita demi mengambil kembali tanah yang mereka anggap sebagai rumah leluhur mereka.
Sariya Makharramova mengatakan dia juga tetap tinggal di Kota Terter ketika konflik berkobar pada 2016.
Pensiunan tua itu mengatakan putra dan cucunya ikut berjuang di garis depan dalam konflik ini. Dia menambahkan tidak bisa meninggalkan kota tersebut.
"Saya tidak pergi pada 1992, saya tidak pergi pada April 2016, tidak pergi juga sekarang - saya tidak akan pernah pergi," tegas Makharramova.
Baca juga: Ribuan Guru di Pidie Jaya Jalani Test UKG, Ini Harapan Bupati Aiyub Abbas
Baca juga: Kiprah Mahasiswa Asal Papua, Menjalin Persaudaraan di Lhokseumawe
Baca juga: Motormu Boros BBM? Mungkin Ini 5 Penyebabnya: Periksa Angin Ban
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Perang Armenia-Azerbaijan di Nagorno-Karabakh Capai 600 Orang",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-serangan-dari-artileri-armenia-di-kota-ganja-azerbaijan.jpg)