Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

HGU di Aceh Tamiang Mencapai 44.427 Hektare, Masa Berlakunya Sampai Puluhan Tahun

Luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Aceh Tamiang yang didominasi perkebunan kelapa sawit mencapai 44.427 hektare (Ha).

Serambi Indonesia
Kepala BPN Aceh Tamiang, Ramli 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Aceh Tamiang yang didominasi perkebunan kelapa sawit mencapai 44.427 hektare (Ha).

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Tamiang, Ramli mengungkapkan, lahan seluas itu dikelola 31 perusahaan yang secara resmi memiliki 75 bidang SHGU.

“Satu pemegang HGU biasanya memiliki lebih dari satu bidang SHGU. Ini disebabkan lahan mereka dipisahkan oleh jalan yang merupakan hak masyarakat,” kata Ramli, Senin (16/11/2020).

Ramli menambahkan, masa berlaku HGU pada pengajuan awal berdurasi 35 tahun, sedangkan pengajuan kedua dibatasi 25 tahun.

Meski masa berlakunya cukup lama hingga puluhan tahun, Ramli menegaskan, pemilik HGU sewaktu-waktu harus bersedia melepaskan sebagian lahannya untuk kepentingan masyarakat dan negara.

Baca juga: Kadishub Aceh Tengah Bantah Ada Pungli di Pos Pemeriksaan Covid-19 Perbatasan

Baca juga: Masa Unggah Dokumen Usulan NIP CPNS Diperpanjang, 3 CPNS Abdya belum Unggah, Ini Alasannya

Baca juga: Pendaftaran Permohonan Bantuan Dana UMKM Sudah Ditutup, Proposal yang Masuk Capai 50 Ribu

Bahkan, beber dia, syarat itu dicantumkan pada SK HGU yang diterbitkan. “Misalnya nanti dibutuhkan untuk jalan tol, ya harus bersedia dan sanggup. Ini sejak awal sudah kita beritahu dan tertulis dalam SK,” tukas Ramli.

Dia mencontohkan, PT Mopoli Raya yang bersedia mengeluarkan lahan seluas 2 hektare untuk relokasi Pasar Opak.

Kebijakan manajemen perusahaan itu pun diapresiasinya karena telah menunjukkan komitmen dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Seharusnya memang begitu, bila ada kepentingan yang lebih besar untuk masyarakat dan program pemerintah, harus bersedia mengeluarkan sebagian HGU-nya,” ungkap Ramli.

Ia menambahkan, setiap tahun terdapat sejumlah HGU berakhir masa pengelolaannya. Namun begitu, Ramli mengaku, tidak memegang data mengenai luas lahan yang memasuki masa berakhir pada tahun depan.

Baca juga: Milisi Terbesar AS Pendukung Trump Tolak Akui Joe Biden dan Siap Melawan Seusai Dilantik

Baca juga: South Dakota Akan Tetap Gelar Reli Sepeda Motor, Padahal Negara Bagian Terburuk AS Kasus Covid-19

Baca juga: VIDEO Rumah Terancam Ambruk Terkikis, Warga Mengaku Frustasi karena Abrasi Meluas

“Sekarang ini, lima tahun sebelum HGU berakhir, pihak perusahaan atau pemegang SHGU sudah bisa mengajukan perpanjangan,” tutupnya.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved