Breaking News:

Tafakkur

Ada yang Tanya Bagaimana Bersaksi kepada Allah tapi tidak Melihat-Nya? Simak Penjelasan Buya Yahya

“Bagaimana kamu bisa bersaksi, sedangkan kamu tak melihat dan mendengar?” Demi Allah, yang menciptakan saya dari segumpal darah, saya beriman.

FACEBOOK/BUYA YAHYA
Buya Yahya memberi penjelasan jika ada yang bertanya bagaimana bersaksi kepada Allah sementara tidak melihat-Nya. 

Kami sering paparkan permasalahan ini dalam banyak majelis kami saat membahas tentang Aqidah.

Kami sederhanakan dalam dialog ringan bahwa bagi seseorang untuk mempercayai sesuatu tidak harus melihat dan mendengar (barangkali maksud penanya adalah bukti yang bisa ditangkap oleh panca indra).

Bahkan kami tegaskan hanya orang gila yang hanya bisa percaya kepada yang bisa ditangkap oleh panca indra.

Sebagai contoh: Ada 3 dokter yang anda kenal baik dan jujur dalam tutur katanya.

Suatu ketika datang ke kampus anda membicarakan beberapa hal yang ada sangkut pautnya dengan medis.

Kemudian 3 dokter tersebut mengeluarkan sebotol air putih yang kebetulan anda sangat merasa kehausan.

Baca juga: Bagaimana Proses Taaruf Sesuai Ajaran Rasulullah? Simak Penjelasan UAS dan Buya Yahya Berikut Ini

Lalu sang dokter meminta anda untuk membuangnya sambil berkata:

“Tolong air keras ini dibuang dan jangan diminum sebab kalau diminum orang tersebut akan hancur tenggorokan dan ususnya dan langsung mati.” 

Anda yang mendengar omongan dokter tersebut langsung mempercayai kemudian langsung anda buang, atau anda berkata:

Tidak dokter, saya tidak percaya dengan omongan anda. Karena aku belum melihat langsung buktinya, dan kebetulan saya haus biar saya minum saja.”

Halaman
1234
Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved