Berita Lhokseumawe
Diterjang Angin Kencang, Akar Pohon Tercabut & Tumbang Timpa 2 Rumah, Korban Selamat Gara-gara Ini
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini lantaran saat kejadian, korban tidur di kamar belakang sehingga terhindar dari timpaan batang pohon
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Saifullah
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dua rumah warga di Dusun I, Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe rusak dihantam pohon tumbang akibat akarnya tercabut dihantam angin kencang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini lantaran saat kejadian, korban tidur di kamar belakang sehingga terhindar dari timpaan batang pohon.
Namun demikian, para korban terpaksa harus mengungsi sementara ke tempat lain karena rumah yang mereka huni tak bisa ditempati.
Rumah tersebut dihuni seorang janda yaitu Ratnawati (42), bersama enam anaknya. Sementara rumah sebelahnya milik Nurbaiti (55), yang dikontrakkan ke warga lain.
Akibat tertimpa pohon tumbang, atap bagian depan rumah milik Ratnawati dan Nurbaiti, keduanya rusak parah.
Baca juga: Nikmah Sarkawi: Sebagai Mitra Pemerintah, GOW Bener Meriah akan Terus Berkontribusi Membangun Daerah
Baca juga: Gugat Cerai Suami, Rohimah Minta Maaf Pada Keluarga Besarnya dan Kiwil
Baca juga: 11 Lansia Tewas Terbakar saat Panti Jompo Ludes Dilalap Api
“Tadi malam, saya bersama anak-anak pun harus tidur di kamar belakang atau bagian dapur rumah,” kata Ratmawati kepada Serambinews.com, Selasa (15/12/2020).
Ratnawati menceritakan, pada Selasa (15/12/2020) sekira pukul 03.00 WIB, anaknya Muhammad terbangun dari tidur karena mendengar suara benda jatuh dalam suasana hujan deras disertai angin kencang.
“Anak saya yang kedua terbangun karena dia mendengar suara jatuh dari atas atap rumah. Dia bangunkan saya dan bilang, ‘mak seperti ada yang jatuh ke atas rumah’,” kata Ratnawati mengulang ucapan anaknya.
Lalu, sambung Ratnawati, dirinya membangunkan semua anak-anak untuk pindah ke kamar paling belakang di bagian dapur rumah, karena takut bakal terjadi sesuatu lantaran mendengar gemuruh angin kencang dan hujan deras.
“Saat kondisi cuaca ekstrim di Kota Lhokseumawe tak menentu, jadi saya cemas dengan suara yang jatuh ke atas atap rumah dan tak berani keluar karena tengah malam,” terangnya.
Baca juga: Kabar Baik Bagi Pengusaha Jasa Konstruksi di Aceh, PT Meuligo Raya Abdya Mulai Produksi Bata Ringan
Baca juga: Bireuen Ranking 51 Daerah Jumlah Inovasi Terbanyak di Indonesia, Jengki Ie Cot Jrat Jadi Andalan
Baca juga: VIDEO Polisi Sita Puluhan Kayu Diduga Hasil Penebangan Liar di Dekat Tamsar 27
Baru pada pagi, Selasa (15/12/2020) sekira pukul 07.00 WIB, ia pergi mencari sarapan di depan rumahnya. Kala itu, janda enam anak ini melihat akar pohon depan rumahnya sudah seperti terangkat dan akan tumbang.
“Saya sempat telepon adik saya yang di Lancang Garam karena rumahnya tak jauh dari Kantor PLN untuk memberi tahu lantaran takut pohon tumbang dan ada kabel listrik,” timpalnya.
“Namun tak lama saya telepon, tiba-tiba pohon besar di depan rumah pun tumbang hingga menimpa atap rumah,” imbuhnya.
"Saat menimpa atap, saya dan anak-anak langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri,” ungkap Ratnawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dua-rumah-rusak-tertimpa-pohon-tumbang-1512.jpg)