Rabu, 15 April 2026

Dua Orang Bersimbah Darah Ditebas, Pelaku Ditangkap

Dua orang warga Desa Songan, Kintamani, Bangli, Bali dilarikan ke RSU Bangli, Jumat (18/12/2020).

Editor: Faisal Zamzami
Tribun Bali/M Fredey Mercury
Penyidik Polres Bangli menunjukkan barang bukti pedang yang digunakan melakukan penganiyaan, Sabtu (19/12). Adi Santosa yang merupakan keponakan korban ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan. 

Keduanya berasal dari Desa Songan, Kintamani, namun tidak diketahui apakah ada hubungan keluarga atau tidak. 

Arsana yang didampingi Dr. Indra selaku dokter jaga RSU Bangli, menyebutkan pihaknya pertama kali menerima warga bernama Mangku Sudi yang datang diantar pihak keluarga.

Diketahui Mangku Sudi dilarikan ke RSU Bangli pukul 17.30 wita dengan kondisi tidak sadarkan diri serta usus terburai. 

"Diduga karena pasien banyak keluar darah selama perjalanan.  Namun setelah perawatan di RS dengan dipasang infus pasien sudah kembali sadar," ujarnya. 

Sementara pasien kedua bernama Jro Anjasmara, lanjut dia, sempat dilarikan ke puskesmas Kintamani V. Yang bersangkutan dirujuk ke RSU Bangli dengan kondisi sadar, namun dengan luka tusukan di punggung sebelah kanan tembus ke dada. 

"Kedua pasien distabilkan dulu kondisinya di sini, dan setelah sadar dirujuk ke Sanglah. Saat ini kedua pasien sudah dirujuk ke RSUP Sanglah," tandasnya.  (*)

Baca juga: Bawa Hasil Curian Keluar dari Simeulue, Dua Maling Komputer Sekolah Dibekuk Polisi

Baca juga: Arab Saudi Tutup Penerbangan Internasional Sepekan, Bagaimana Nasib Jamaah Umrah?

Baca juga: Sepanjang Tahun 2020, BKSDA Aceh Catat 35 Kasus Konflik Harimau dengan Masyarakat

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Seorang Keponakan di Bangli Jadi Tersangka, Dua Pamannya Dianiaya hingga Bersimbah Darah

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved