Senin, 13 April 2026

Kesehatan

Ini Beda Antara Plak dan Karang Gigi Serta Cara Mencegah Penumpukannya, Penyebab Gigi Berlubang

Selain menimbulkan plak dan karang gigi, kebersihan mulut yang buruk juga dapat menyebabkan bau mulut, kerusakan gigi, dan penyakit gusi (gingivitis)

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Kolase Intisari
Ilustrasi karang gigi 

SERAMBINEWS.COM - Plak adalah lapisan bakteri lengket dan tidak berwarna yang terbentuk pada gigi.

Jika sering memperhatikan, setelah dibersihkan kondisi gigi akan terlihat berkilau dan putih.

Tetapi lama kelamaan gigi tersebut tampak lebih kusam dan kuning.

Warna kekuningan itu berasal dari plak, zat selaput yang terbuat dari bakteri.

Dikutip dari Kompas.com, plak dengan karang gigi tidaklah sama.

Plak dapat menumpuk di gigi baik di bagian atas maupun di bawah garis gusi.

Plak yang kerap juga disebut sebagai jigong ini bisa berubah menjadi zat keras berwarna kuning kecokelatan yang disebut sebagai karang gigi.

Jadi, karang gigi adalah plak gigi yang mengeras.

Biasanya ini terjadi akibat gigi tidak dibersihkan dengan baik.

Baca juga: 9 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Gigi, Apa Saja?

Baca juga: 5 Cara Mudah Memutihkan Gigi, Gunakan Soda Kue dan Hidrogen Peroksida

Baca juga: 8 Obat Tradisional Ini Mampu Mengobati Sakit Gigi, Lengkap Cara Mengolahnya

Bahaya plak dan karang gigi

Melansir WebMD, plak gigi terbentuk karena bakteri di mulut memecah karbohidrat dari makanan menjadi asam, yang kemudian bercampur dengan sisa partikel makanan dan air liur.

Selain menimbulkan plak dan karang gigi, kebersihan mulut yang buruk juga dapat menyebabkan bau mulut, kerusakan gigi, dan penyakit gusi (gingivitis).

Sementara, penelitian terbaru mengugkap kemungkinan adanya hubungan antara penyakit gusi dan kondisi kesehatan lainnya, termasuk pneumonia, demensia, hingga penyakit jantung.

Plak berkembang ketika makanan yang mengandung karbohidrat (gula dan pati), seperti susu, minuman ringan, kismis, kue, atau permen sering tertinggal di gigi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved