Jumat, 29 Mei 2026

Internasional

Keluarga di Pakistan Minta Bantuan PBB, Bebaskan Pemimpin Separatis Kashmir di Penjara India

Keluarga seorang pemimpin separatis Kashmir yang ditahan di penjara India meminta bantuan pembebasannya. Dia dituduh anti-negara, tetapi mengajukan b

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Ahmad bin Qasim, kiri, putra Aasiyah Andrabi, dan Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari, memberikan konferensi pers di Islamabad, Pakistan, Senin (4/1/2021). 

Status otonom dan membaginya menjadi dua wilayah yang diperintah secara federal, memicu kemarahan di kedua sisi perbatasan.

India diperkirakan memiliki 700.000 tentara di Kashmir, memerangi hampir selusin kelompok pemberontak sejak 1989.

Di banyak daerah, kawasan itu terasa seperti negara yang diduduki, dengan tentara dengan perlengkapan tempur penuh berpatroli di jalan-jalan dan menggeledah warga sipil.

Baca juga: VIDEO - Bentrokan di Perbatasan JAMMU-KASHMIR, 10 Warga Sipil dan 5 Tentara Tewas

Lebih dari 68.000 orang, kebanyakan dari mereka warga sipil, tewas dalam konflik tersebut.

Ahmad bin Qasim, kiri, putra Aasiyah Andrabi, dan Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari, memberikan konferensi pers di Islamabad, Pakistan, Senin (4/1/2021).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved