Breaking News:

Lembaga Keuangan Syariah

Masih Banyak Lembaga Keuangan di Aceh belum Konversi ke Sistem Syariah

Hingga 2021, usia Qanun LKS sudah jalan tiga tahun, makanya pelaksanaan konversi semua lembaga keuangan di wilayah Aceh perlu terus dipantau."

For Serambinews.com
Asisten II Setda Aceh, HT Ahmad Dadek. 

"Hingga 2021, usia Qanun LKS sudah jalan tiga tahun, makanya pelaksanaan konversi semua lembaga keuangan di wilayah Aceh perlu terus dipantau progresnya," kata Asisten II Setda Aceh, HT Ahmad Dadek.

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Tim Evaluasi Lembaga Keuangan Syariah Pemerintah Aceh menyatakan, sampai bulan Januari 2021 masih banyak lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh belum mengkonversikan sistem keuangan konvensionalnya ke sistem syariah.

“Sampai 7 Januari 2021, menurut catatan kami masih ada 4 bank umum, 4 BPR, 25 asuransi, 18 perusahaan pembiayaan, dan 3.382 unit koperasi simpan pinjam di seluruh Aceh belum memproses usulan konversi lembaganya ke sistem syariah,” kata Asisten II Setda Aceh, HT Ahmad Dadek SH MH kepada Serambinews.com, Kamis (7/1/2021).

Dadek menyebutkan, Pemerintah Aceh mewajibkan semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh mengkonversikan sistem keuangannya dari sistem konvensional ke sistem syariah.

"Ini adalah perintah Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembga Keuangan Syariah (LKS)," kata Teuku Dadek.

Hingga 2021, usia Qanun LKS sudah jalan tiga tahun, makanya pelaksanaan konversi semua lembaga keuangan yang beroperasi di wilayah Aceh perlu terus dipantau progresnya.

Baca juga: Buntut Kekacauan Pendukung Trump di Gedung Capitol, Sejumlah Pejabat Gedung Putih Ramai-ramai Mundur

"Kita identifikasi satu per satu kendalan apa saja yang dihadapi lembaga-lembaga keuangan di Aceh hingga belum memproses konversi sistem keuangannya ke sistem syariah . Kita cari tahu hambatan dan tantangannya," lanjut Asisten II Setda Aceh. 

Setiap sebulan sekali, kata Teuku Dadek, pihaknya yang mengkoordinasi pelaksanaan konversi lembaga keuangan dari sistem konvensional ke sistem syariah bersama Dinas Syariat Islam, Biro Ekonomi, Biro Isra, BI, OJK, Abisindo, MES, dan lembaga teknis lainnya melakukan rapat evaluasi terkait program konversi tersebut.

“Kendala dan hambtannya kita inventarisir, kemudian dicarikan solusi penyelesaiannya agar mereka bisa secepatnya mengkonversikan sistem keuangannya ke sistem syariah," ujar Dadek.

Baca juga: Lokasi Wisata Harus Pasang Plang Tarif Masuk

Halaman
12
Penulis: Herianto
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved