Berita Banda Aceh
Harga Barang Kebutuhan Pokok di Kota Banda Aceh Turun, Ini Sejumlah Daftar yang Terpantau
Ada berbagai macam faktor yang membuat beberapa barang-barang tersebut naik di antaranya, faktor cuaca dan transportasi.
Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
Ada berbagai macam faktor yang membuat beberapa barang-barang tersebut naik di antaranya, faktor cuaca dan transportasi.
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga barang kebutuhan pokok khususnya dari segi hasil pertanian di Kota Banda Aceh secara perlahan-lahan berangsur turun.
Penurunan harga kebutuhan pokok tersebut setelah dilakukan pemantauan pada Senin (4/1/2021).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh melalui Kepala Seksi Persediaan Barang Pokok, Stabilisasi Harga dan Pengawasan Barang Bersubsidi Dara Karina SSi di Kantor Diskopukmdag Banda Aceh, Jumat (08/01/2021).
"Dari akhir tahun sampai sekarang memang ada beberapa barang kebutuhan pokok khususnya hasil pertanian, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih yang sempat naik. Namun, berdasarkan harga yang dipantau Senin (4/1/2021), di awal Januari harga tersebut mulai menurun," kata Dara dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com.
Baca juga: Personel Polres Aceh Besar Lakukan Penyamaran Tangkap Sopir L-300, Ini Kesalahan yang Dilakukan
Ia menjelaskan di akhir bulan lalu untuk harga cabai merah masih berkisar Rp 60 sampai Rp 70 ribu per kilogram.
Namun, sekarang sebutnya turun menjadi Rp 50 sampai Rp 55 ribu per kilogram. Begitu pula halnya dengan harga cabai rawit dari Rp 55 sampai Rp 60 ribu per kilogram turun menjadi Rp 40 sampai Rp 45 ribu per kilogram.
"Harga telur ayam juga sempat naik harganya terutama menjelang tahun baru 2021 yang sempat mencapai Rp 50 ribu per lempengnya. Tapi, sekarang sudah turun Rp 47 sampai Rp 48 ribu per lempeng," ungkap Dara.
Ia menerangkan ada berbagai macam faktor yang membuat beberapa barang-barang tersebut naik di antaranya, faktor cuaca dan transportasi.
Baca juga: Ratusan Personel Polresta Naik Pangkat, Ini Penekanan Kapolresta Banda Aceh
Kondisi lainnya, yakni banyak kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga permintaan barang kebutuhan pokok banyak.
Namun, di sisi lain barang yang masuk ke Kota Banda Aceh terbatas, di samping terganggu dengan faktor cuaca ekstrem dan transportasi (gagal panen serta banjir) sehingga harga menjadi naik.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Andriansyah, seorang pedagang di Pasar Al Mahira Lamdingin.
Ia mengatakan harga barang pokok seperti cabai mulai stabil.
"Di akhir-akhir tahun seperti cabai rawit dan cabai masak sudah naik tapi sekarang sudah mulai turun," ungkap Andriansyah.(*)
Baca juga: Seorang Ibu Ditahan Usai Dilaporkan Anak Kandung ke Polisi, Gara-gara Pakaian Berujung Pertengkaran
Baca juga: Pria Ini Rudapaksa Putri Kandung hingga Hamil dan Cabuli Cucu, Pelaku Ternyata Baru Keluar Penjara
Baca juga: Sakirin Bacok Mantan Istri hingga Tewas Karena Cemburu, Lalu Sembunyi dalam Gua Selama 8 Bulan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/5-cara-ampuh-hilangkan-rasa-pedas-dan-panas-di-tangan-karena-cabai.jpg)