Viral Medsos
Hindari Bangkai Babi di Jalan, Mobil Tabrak Truk sampai Pengemudi Meregang Nyawa
Seorang pengemudi meregang nyawa setelah menghindari bangkai babi di jalan sampai menabrak truk.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM - Seorang pengemudi meregang nyawa setelah menghindari bangkai babi di jalan sampai menabrak truk.
Korban menghindari bangkai babi di jalan, akibatnya ia masuk ke arah berlawanan sehingga menabrak truk.
Melansir dari Harian Metro, Selasa (12/1/2021) seorang pria meninggal dunia setelah mobil yang dikendarai bertabrakan dengan truk.
Korban menghindari bangkai babi di Kilometer 5 Jalan Kampung Gajah-Tanjung, Tualang, Malaysia.
Korban yang bernama Jamaluddin Abdullah (29) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jamaluddin mengalami luka parah pada bagian kepala.
Baca juga: VIRAL Sempat Kira Hamil Setelah Tes Hasil Positif, Setelah 9 Bulan Ternyata Dikandung Bukan Bayi
Baca juga: Gus Yasin Laporkan Mensos Risma Soal Rekayasa Blusukan di Sudirman-Thamrin, Tapi Ditolak Polisi
Ketua Polis Daerah Perak Tengah Superintendan Barudin Wariso, membenarkan kejadian.
Menurutnya, pihaknya mendapat laporan kecelakaan pada pukul 7:40 pagi waktu Malaysia.
Jelasnya, kejadian tersebut melibatkan sebuah mobil sedan yang dikemudikan korban terlibat kecelakaan dengan truk yang dikemudikan pria berusia 26 tahun.
"Penyelidikan awal menemukan bahkan truk berkecepatan tinggi dari arah Kampung Gajah menuju ke arah Tanjung Tualang, bertabrakan dengan mobil sedang korban.
"Korban diduga mengelak bangkai babi di jalan sehingga masuk ke jalan berlawanan.
"Saat itu datang truk berkecepatan tinggi menabrak mobilnya," katanya pada media setempat.
Barudin menerangkan, jenazahnya dikirim ke Departemen Forensik Rumah Sakit Changkat Melintang.
Untuk diotopsi dan kasus itu diselidiki sesuai dengan Pasal 41 (1) Undang-Undang Angkutan Jalan tahun 1987.
Baca juga: Pemko Lhokseumawe Wajibkan PNS hingga Karyawan BUMN Pakai Baju Batik Motif Aceh Tiap Hari Kamis
Baca juga: Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Ruas Jalan Provinsi yang Rusak Parah