Pesawat Jatuh

Sudah 4 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Seorang Berstatus Kopilot

Hingga Selasa petang, tim Disaster victim investigation (DVI) RS Polri Kramatjati berhasil mengidentifikasi empat korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Ai

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas gabungan membawa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2021). Temuan bagian pesawat selanjutnya akan diperiksa oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedangkan potongan tubuh korban diserahkan kepada DVI Polri untuk identifikasi lebih lanjut.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

SERAMBINEWS.COM - Hingga Selasa petang, tim Disaster victim investigation (DVI) RS Polri Kramatjati berhasil mengidentifikasi empat korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Satu penumpang teridentifikasi pada Senin kemarin berkat pencocokan antara sidik jari antemortem dan postmortem pada Senin kemarin.

Sementara tiga penumpang lainnya teridentifikasi hari ini berkat pencocokkan data antemortem dan postmortem sidik jari.

Satu dari tiga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang teridentifikasi pada hari ini, Selasa (12/1/2021), merupakan kopilot dari pesawat tersebut.

Tiga korban yang teridentifikasi pada hari ini, yakni Fadly Satrianto, Khasanah, dan Asy Habul Yamin.

"Dan ternyata (Fadly Satrianto) ini merupakan kopilot dari Sriwijaya Air," ujar Kapusifanis Polri Brigjen Pol Hudi Suryanto saat konferensi pers di RS Polri, Selasa sore. Dalam manifes yang diterima Kompas.com, Fadly terdaftar pada manifes nomor 31.

Sementara Khasanah pada manifes nomor 28 dan Asy Habul Yamin manifes nomor 40.

Ketiganya terindentifikasi berkat pencocokkan data antemortem dan postmortem sidik jari.

"Dari pencocokkan sidik jari E-KTP, (ketiganya) ditemukan 12 titik persamaan.

Semuanya diperoleh dari jempol tangan kanan," tutur Hudi.

Adapun Fadly Satrianto (39) merupakan warga Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur.

Sedangkan Khasanah (51) diketahui sebagai warga Pontianak Barat, Kalimantan Barat.

Sementara Asy Habul Yamin (34) warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dengan demikian, sudah empat korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang teridentifikasi.

Pada Senin kemarin, satu korban teridentifikasi atas nama Okky Bisma (30), warga Kramat Jati, Jakarta Timur.

Berikut identitas 4 penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang berhasil diidentifikasi:

1. Okky Bisma, 30 tahun, warga Kramatjati, Jakarta Timur.

2. Fadly Satrianto, co-pilot NAM Air yang menjadi penumpang Sriwijaya Air SJ 182. Fadly adalah warga Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur. 

3. . Khasanah, 51 tahun, warga Pontianak Barat, Kalimantan Barat

4. Asy Habul Yamin, 34 tahun, warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu lalu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 6 kru, 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat keluar jalur penerbangan, yakni menuju arah barat laut pada pukul 14.40 WIB.

Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat.

Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak hingga akhirnya jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Jenazah Okky Bisma Diserahkan ke Keluarga 

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri akan menyerahkan akta kematian Okky Bisma (30) kepada pihak keluarga pada Selasa (12/1/2021).

Almarhum Okky merupakan korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang pertama teridentifikasi.

“Kami menerbitkan akte kematian atas nama Bapak Okky Bisma dan hari ini akan kami serahkan kepada keluarga yang mewakili korban,” ucap Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa.

Zudan sekaligus menegaskan tidak ada persyaratan yang rumit dalam penerbitan akta kematian para korban.

 Ia menambahkan, proses selanjutnya akan ditangani oleh pihak Jasa Raharja.

Dalam konferensi pers yang sama, Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding mengungkapkan, pihaknya bakal menyerahkan santunan kepada ahli waris Okky pada hari ini.

“Ini adalah perlindungan dasar untuk menghadirkan negara terhadap korban kecelakaan angkutan umum yang didasarkan dari UU 33 tahun 1964,” tutur Amos.

Sementara itu, soal penyerahan jenazah, tim DVI mengaku siap untuk menyerahkannya kepada pihak keluarga Okky.

Akan tetapi, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rusdi Hartono mengungkapkan, tim DVI menunggu kesepakatan keluarga.

“Kami menunggu kesepakatan dari keluarga korban, karena salah satu alasannya dimungkinkan masih ada bagian-bagian lain dari korban yang bisa ditemukan ketika proses pencocokan, mungkin keluarga masih menunggu,” tutur Rusdi dalam kesempatan yang sama.(*)

Baca juga: Thailand Open 2021 – 4 Kali Tes Swab Selama di Bangkok, Hidung Pebulutangkis India Keluarkan Darah

Baca juga: Cerita Mayor Iwan Kurniawan Saat Temukan FDR Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: VIDEO FKJP Aceh Minta Menteri Ketagakerjaan Ida Fauziah Tambah Kuota Magang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu dari Tiga Korban Pesawat SJ 182 yang Teridentifikasi Hari Ini, Berstatus Kopilot"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved