Breaking News:

Vaksin Covid 19

Komite Penyelamatan Internasional Sebut Ramai Warga Tidak Menerima Vaksin pada Tahun 2021

Laporan tersebut disampaikan melalui website resmi Komite Penyelamatan Internasional, rescue.org, pada hari Selasa (12/1/2021).

Jacob King / POOL / AFP
FOTO ILUSTRASI - Perawat May Parsons (kanan) memberikan vaksin Pfizer-BioNtech Covid-19 kepada Margaret Keenan (90) (kiri), di University Hospital di Coventry, Inggris, pada 8 Desember 2020. Menjadikan Keenan orang pertama yang menerima vaksin di negara itu. 

Laporan tersebut disampaikan melalui website resmi Komite Penyelamatan Internasional, rescue.org, pada hari Selasa (12/1/2021).

SERAMBINEWS.COM - Ramai warga yang tidak menerima vaksin pada tahun 2021, menurut laporan Komite Penyelamatan Internasional (Internasional Rescue Committee).

Laporan tersebut disampaikan melalui website resmi Komite Penyelamatan Internasional, rescue.org, pada hari Selasa (12/1/2021).

Menurut laporan, ramai yang tidak menerima vaksin pada tahun 2021 dengan berbagai alasan.

Ketika negara-negara berpenghasilan tinggi mulai meluncurkan kampanye vaksinasi COVID-19.

Ada peningkatan kekhawatiran bahwa miliaran orang tidak akan menerima vaksin.

Hal ini disebabkan karena kekurangan pasokan vaksin COVID-19, ditambah dengan rasa nasionalisme, menyebabkan sebagian besar orang yang berada dalam konflik dan terpengaruh krisis.

Baca juga: VIDEO Tangan Dokter Abdul Muthalib Gemetar Saat Suntikkan Vaksin ke Lengan Jokowi

Banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah, tidak dapat mengakses vaksin COVID-19 pada tahun 2021.

COVAX - inisiatif global untuk memastikan akses cepat dan adil terhadap vaksin COVID-19 untuk semua negara.

Mengharapkan vaksin menjangkau paling banyak 20% populasi dikonteks pendapatan rendah dan menengah ke bawah, dengan kenyataan yang mungkin banyak.

Halaman
1234
Penulis: Syamsul Azman
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved