Minggu, 26 April 2026

Berita Aceh Besar

Diguyur Hujan Deras, Muncul Alur Sungai Baru di Blok Longsor Kuta Cot Glie

Selain itu, terbentuk pula alur air baru di blok longsoran itu, mirip anak sungai, yang airnya mengalir ke Sungai (Krueng) Aceh yang melintasi

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar Youtube ESDM Aceh
Muncul alur sungai saru di lokasi tanah bergerak, Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (20/1/2021). 

Terakhir, Mahdinur menyarankan Pemkab Aceh Besar harus berada di depan dalam upaya menjamin dan memprioritaskan keselamatan warga di Gampong Lamkleng yang kini terancam longsor besar.

"Akibat hujan tadi malam akan menambah kejenuhan blok longsor. Akibatnya, beban semakin bertambah terus dan akhirnya ketika sudah mencapai beban tertentu potensi longsor besar bisa lebih cepat terjadi," demikian Mahdinur mewanti-wanti.

Di tempat terpisah, Dr Nazli Ismail menyarankan perlu dipelajari dulu geometri lokasi, sehingga diketahui dengan persis bagian mana yang labil dan yang stabil di Gampong Lamkleng tersebut.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) itu menyebutkan, areal yang terkena longsor dan berpotensi kena juga lumayan luas. Sudah sekitar 300 meter panjangnya.

"Lebih baik tindakan sekarang adalah menyelamatkan penduduk, termasuk menyelamatkan pengunjung yang ingin tahu kejadian tersebut lumayan banyak," ujar Nazli.

Mantan wartawan Serambi Indonesia ini mengingatkan bahwa pengunjung tidak tahu situasi lokasi dengan baik. "Salah-salah waktu ambil foto, selfi, observasi mereka bisa terjebak longsor," kata Nazli mengingatkan.

Ia sarankan perlu ada pamflet atau papan pengumuman berbahaya di sekitar zona berbahaya Gampong Lamkleng.

"Ini kan longsoran yang bergerak perlahan, bisa dipantau. Sangat fatal jika jatuh korban setelah kejadiannya diketahui sejak awal. Kalau jatuh korban sebelum kejadiannya diketahui atau tiba-tiba itu kan di luar kontrol manusia. Semoga tidak demikian," ucap Nazli.

"Kita juga perlu apresiasi tindakan cepat yang telah dilakukan Pemkab Aceh Besar segera setelah mendapatkan laporan tentang kondisi di lapangan," Nazli menambahkan.

Info terbaru yang didapat Nazli hari ini, kedalaman tanah yang amblas itu sudah mencapai 2 meter.

Retakan tanah di lokasi longsor itu pun sudah memanjang sampai ke arah meunasah dan memotong jalan aspal di desa tersebut.

Baca juga: WhatsApp Takut Ditinggal Jutaan Pengguna, Buat Klarifikasi hingga Tunda Pemberlakuan Kebijakan Baru

Baca juga: DPRA Minta Utamakan Tenaga Lokal, Pertemuan Dengan PLTU dan Mifa

Baca juga: Akses ke Samar Kilang Putus , Badan Jalan Tertimbun Material Longsor

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved