Jumat, 5 Juni 2026

Aniaya Pencuri Kambing hingga Tewas, Dua Pria Ditangkap Polisi

Dari pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku menganiaya korban karena pernah kecurian kambing beberapa hari sebelumnya.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
ANTARA/HO-Pokja Jakarta Selatan
Anggota Unit Reskrim Polsek Metro Setiabudi menangkap pelaku penganiaya terduga pencuri kambing yang tewas usai dianiaya pelaku, Rabu (20/1/2021). (ANTARA/HO-Pokja Jakarta Selatan) 

Sementara korban Sulaiman sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Pemkab Aceh Selatan Diminta Bangun Jalan Menuju Puncak Grapela Tapaktuan, Untuk Mudahkan Wisatawan

Baca juga: PBB Peringatkan Pemerkosaan di Tigray, Perempuan Dewasa dan Anak Perempuan Jadi Korban Tentara

Baca juga: Kendalikan Banjir, Pemerintah Bongkar 193 Unit Kafe dan 156 Bangunan di Bantaran Krueng Aceh

Maling Tewas, Ayah dan Dua Anak Jadi Tersangka

Kepolisian resor Simalungun mengungkap kasus tewasnya YAP (21) di kediaman staf PT Bridgestone di komplek Cendana, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo mengatakan, pihaknya menetapkan enam tersangka pada kasus pembunuhan YAP, warga Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

"Dari sejumlah saksi, enam di antaranya kita naikkan statusnya menjadi tersangka," ujarnya dalam konferensi pers sebagaimana diwartakan Antaranews, Kamis (31/12/2020).

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka pemilik rumah berinisial HN (41), beserta dua anak kandungnya, IM (15) dan MAR (16).

Kecuali itu, tiga sekuriti perusahaan, HSD (37), HS (36) dan SAP.

Keenamnya dikenakan Pasal 338 subsider Pasal 170 KUHP dengan ancaman seumur hidup atau maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: VIRAL Bingung Tanaman Emak Tinggal Ranting, Ternyata Dilahap Ulat Hingga Gemuk

Baca juga: 10 Negara dengan Militer Terkuat Dunia 2021: India Peringkat 4 Disusul Pakistan, Indonesia Berapa?

Dipapar Kapolres AKBP Agus Waluyo, korban tewas kepergok pemilik rumah saat berada di kediamannya pada Minggu (27/12/2020) kira-kira pukul 02.00.

Ketika itu, pemilik rumah dilaporkan baru tiba dari Kota Medan.

Korban dikeroyok pemilik rumah dan dua anaknya serta sekuriti yang patroli di komplek perumahan tersebut.

Saat personel polisi tiba di tempat kejadian, korban berada di teras dapur dalam kondisi tangan diborgol dan luka-luka akibat benda tumpul.

Kapolres menyebutkan, pihaknya masih mendalami keberadaan korban di kediaman HN.

Hanya saja, YAP dipastikan tidak seijin pemilik rumah.

Pihaknya mengamankan sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor Honda Cup 79.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved