Kesehatan
Lebih Baik Menyantap Makanan Panas atau Dingin? Mana Lebih Menyehatkan?
Sebelum mengonsumsi makanan, pentingkah mempertimbangkan suhu makanan terhadap kesehatan kita? Makanan apa yang lebih sehat, panas atau dingin?
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Dan, seperti halnya makanan pedas, makanan panas juga merupakan cara yang baik untuk tetap hangat.
Suhu meningkatkan penyerapan beberapa nutrisi
Suhu makan yang tepat dapat meningkatkan ketersediaan beberapa nutrisi, seperti senyawa antioksidan pada tomat dan wortel.
Aspek lain yang perlu dipertimbangkan saat memilih antara makanan panas dan dingin adalah bagaimana suhu memengaruhi nutrisi dalam makanan.
Baca juga: 11 Manfaat Kesehatan Teh Delima, Bagus untuk Jantung hingga Perawatan Gigi, Begini Cara Membuatnya
Dalam beberapa kasus, suhu dapat membuat beberapa nutrisi lebih mudah diakses dan diserap.
Untuk alasan ini, dengan makanan, yang terbaik adalah menerapkan beberapa jenis masakan sebelum memakannya:
- Telur mentah memperburuk pencernaan proteinnya.
- Tomat dan wortel yang dimasak meningkatkan ketersediaan komponen antioksidan seperti likopen dan beta-karoten.
- Masak brokoli untuk akses yang lebih baik ke aksi glukosinolat.
Baca juga: Harga Emas Naik, Berikut Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini Senin (25/1/2021)
Kehilangan nutrisi
Bertentangan dengan apa yang kita lihat di atas, ada kalanya memasak makanan dapat menyebabkan hilangnya nutrisi secara signifikan.
Hal ini terutama berlaku untuk vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B, yang sangat sensitif terhadap panas.
Sumber utama vitamin ini dalam makanan kita adalah buah-buahan dan sayuran, yang bisa kita makan mentah tanpa masalah.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda memasukkan salad dan buah-buahan segar dalam menu makanan harian kita.