Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Barat

Aceh Barat Percepat Penyuntikan Vaksin Sinovac terhadap Tenaga Medis, Ini Jadwalnya

Jadwal penyuntikan yang sebelumnya direncanakan pada 15 Februari 2021, namun saat ini dipercepat menjadi 10 Februari 2021.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Syarifah Junaidah, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat akan mempercepat melakukan penyuntikan Vaksin Sinovac terhadap para tenaga medis yang berada di kabupaten itu dengan jumlah mencapai 1.800 orang lebih.

Jadwal penyuntikan yang sebelumnya direncanakan pada 15 Februari 2021, namun saat ini dipercepat menjadi 10 Februari 2021, yang dipusatkan di Puskesmas Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Barat, Syarifah Junaidah kepada Serambinews.com, Rabu (3/2/2021)m mengatakan, bahwa penyuntikan Vaksin Sinovac dipercepat agar segera bisa direalisasikan ke semua kecamatan.

Sebab, ujarnya, pelaksanaan vaksin secara menyeluruh itu baru akan berlangsung setelah dilakukan launching di Puskesmas Suak Ribee.

“Di mana nantinya saat launcing akan diawali dengan para Forkopimda yang akan divaksin bersama para tenaga medis lainnya,” jelas Syarifah Junaidah.

Pembangunan Jembatan Panca & Lamsie akan Lanjut, 15 Rumah Korban Tanah Bergerak Dibangun Bank Aceh 

Ini Penyebab Aceh Jaya Telat Lakukan Pencairan Dana Desa

Tamiang belum Tentukan Jadwal Vaksinasi, Daftar Pejabat untuk Divaksin Jadi Kendala, Ini Kata Dinkes

Sementara pendistribusian Vaksin Sinovac terhadap sejumlah tempat kesehatan, baik rumah sakit dan puskesmas, beber dia, mulai dilakukan, sejak Rabu (3/2/2021) hingga Kamis (4/2/2021) besok.

“Pendistribusian vaksin tersebut itu dilakukan sekaligus dengan sosialisasi, sehingga diharapkan vaksinasi yang berlangsung di kecamatan berjalan sebagaimana yang diharapkan,” terangnya.

Ia menambahkan, vaksin yang dilakukan terhadap para tenaga medis tersebut merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan saat ini.

“Sebab para tenaga medis merupakan garda terdepan dalam menangani Covid-19, sehingga kekebalan tubuh mereka sangat dibutuhkan,” papar dia.

Setelah semua tenaga medis divaksin, maka vaksin berikutnya akan dilakukan kepada masyarakat.

Badai Ganggu Calon Pengantin Urus Pernikahan, Pegawai Kemenag Singkil Patungan Beli Tanah Untuk KUA

Buron 8 Tahun, Terpidana Kasus Pemalsuan Ditangkap di Warung Kopi

Gugus Tugas Tracking Keluarga Pasien Suspek Covid-19 yang Melarikan Diri dari RSUD Cut Nyak Dhien

“Namun pemerintah tidak melakukan paksaan terdapat masyarakat yang mau atau tidak untuk divaksin guna kekebalan tubuh agar tidak terinfeksi virus corona,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved