Breaking News:

Internasional

Hukuman Tiga Pemuda Arab Saudi Berubah, Dari Hukuman Mati Jadi 10 Tahun Penjara

Tiga pemuda Arab Saudi yang menghadapi hukuman mati karena tindakan mereka saat di bawah umur akhirnya dirubah.

Foto: ArabNews
Kaligrafi Arab di Jalanan Kota Jeddah Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Tiga pemuda Arab Saudi yang menghadapi hukuman mati karena tindakan mereka saat di bawah umur akhirnya berubah.

Mereka dijatuhi 10 tahun penjara, kata Komisi Hak Asasi Manusia Saudi.

Ali al-Nimr, Dawood al-Marhoun dan Abdullah al-Zaher, pemuda dari minoritas Syiah Arab Saudi, ditahan secara terpisah.

Mereka dituduh ikut berpartisipasi dalam protes anti-pemerintah atas diskriminasi yang mengguncang provinsi timur negara itu pada 2011-2012.

Al-Nimr, keponakan ulama oposisi terkemuka Shiekh Nimr al-Nimr, yang eksekusinya memicu demonstrasi Syiah dari Bahrain hingga Pakistan, ditangkap pada 2012 saat usia 17 tahun.

Pemuda di Lhokseumawe Tikam Teman Pacarnya karena Cemburu, Kini Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Dilansir AP, Senin (8/2/2021), mereka dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Kriminal Khusus di Riyadh, yang menangani persidangan terorisme.

Al-Marhoun berusia 17 tahun dan al-Zaher berusia 15 tahun ketika terlibat dalam tindakan keras pemerintah terhadap protes Syiah.

Keduanya sempat ditolak akses ke pengacara selama penahanan pra-persidangan yang berlarut-larut, lapor pengawas yang berbasis di New York sebelumnya.

Komisi Hak Asasi Manusia Arab Saudi mengumumkan, menetapkan tanggal pembebasan ketiga pria tersebut pada 2022.

Ayah Al-Nimr, Mohammed, menyambut baik berita itu di Twitter.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved