Jumat, 17 April 2026

Berita Internasional

Empat Drone Houthi Serang Bandara Abha Arab Saudi, Pesawat Komersil Jadi Sasaran Tembak

Serangan drone yang terbaru menargetkan Kota Khamis Mushait di selatan Arab Saudi, yang berisi pangkalan udara utama.

Editor: Saifullah
SAUDI STATE TELEVISION via AP
Televisi Pemerintah Arab Saudi menunjukkan sebuah pesawat sipil rusak dalam serangan pemberontak Houthi Yaman di landasan bandara dekat Abha, Arab Saudi, Rabu (10/2/2021). (SAUDI STATE TELEVISION via AP) 

SERAMBINEWS.COM - Agresi milisi Houthi yang terus melancarkan serangan ke wilayah Arab Saudi, belum berhenti.

Bukan saja menggunakan misil yang diluncurkan dari Yaman, Houthi juga memakai drone guna menembaki sasawan di wilayah lawan.

Namun begitu, pasukan Arab Saudi dilaporkan berhasil menggagalkan serangan drone bersenjata milik pemberontak Houthi asal Yaman pada Kamis (11/2/2021).

Pengumuman itu disampaikan koalisi pasukan yang dipimpin Riyadh, sehari setelah sebuah bandara di negara kerajaan itu menjadi target serangan.

Serangan drone yang terbaru menargetkan Kota Khamis Mushait di selatan Arab Saudi, yang berisi pangkalan udara utama.

“Namun, drone bersenjata Houthi berhasil dihancurkan sebelum mencapai targetnya,” kata Juru Bicara Koalisi, Turki Al Maliki, dikutip AFP dari media pemerintah Arab, SPA.

Kabar Gembira! Pemerintah Gulirkan Program JKP, Pekerja Kena PHK Diberi Upah 45 Persen dari Gaji

Kanwil Kemenkumham Aceh Deklarasikan Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM 2021

Viral Kosan Cewek Dimasuki Bapak-bapak, Mau Gak Sama Bapak, Nengnya Udah Punya Cowo?

Sebelumnya beberapa drone menyerang Bandara Internasional Abha pada Rabu (10/2/2021), yang mendorong Amerika Serikat (AS) menyerukan diakhirinya agresi Houthi.

Pasukan koalisi mengatakan, serangan itu menembaki pesawat penumpang. Sementara Houthi menyebutkan, mereka menyerang Bandara Abha dengan empat drone.

AS lalu bereaksi dengan berseru agar para pemberontak segera menghentikan tindakan agresif ini, hanya beberapa hari setelah menuntut diakhirinya serangan baru di Yaman.

Washington telah mengakhiri bantuan militer untuk mengakhiri koalisi di Yaman dan menghapus Houthi dari daftar teroris.

Namun begitu, Washington masih menegaskan dukungannya untuk Riyadh dalam mempertahankan wilayah.

Keuchik dan Bendahara Saling Bersaksi di Sidang Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Ujong Pacu

Penyidik KPK Dipolisikan PPMK Gara-gara Cuitan di Twitter, Dituduh Sebarkan Hoaks dan Provokasi

VIDEO Raup Puluhan Juta dari Binis Murai Batu, Pria Lhokseumawe Beri Tips Ternak Burung

Di Yaman sendiri, Houthi masih melanjutkan serangan untuk merebut benteng terakhir pemerintah di Marib.

Pertempuran berpusat di pangkalan militer pemerintah di barat kota Marib, kata seorang komandan pro-pemerintah di TKP kepada AFP.

“Kehilangan kamp akan memutus jalur pasokan penting bagi pasukan pemerintah,” kata komandan tersebut.

Adu tembak di pangkalan itu pada Rabu (10/2/2021), menewaskan 23 milisi dan 15 anggota pasukan pemerintah, menurut sang komandan.

Bupati Aceh Besar Resmikan PAM Simas Layeun, Juga Singgung Soal Gampong Wajib Sediakan Tempat Sampah

Rapat Kerja dengan Menteri ATR/BPN, Senator Aceh Fachrul Razi Minta Tanah Kombatan Tuntas Tahun ini

Unsam Langsa dan Undhar Medan Teken MoU Kampus Merdeka  

Hisham Sharaf, Menteri Luar Negeri yang ditunjuk Houthi pada Selasa (9/2/2021), mengatakan, serangan lintas-perbatasan itu adalah balasan atas serangan udara dari koalisi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Arab Saudi Diserang Drone Houthi, Pesawat Penumpang Kena Tembak"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved