Breaking News:

Kajian Islam

Puasa Rajab Sunnah atau Bid'ah? Berikut Penjelasan Buya Yahya pada Buletin Risalah Al-Bahjah

Sebenarnya masalah puasa rajab sudah dibahas tuntas oleh ulama-ulama terdahulu dengan jelas dan gamblang.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Mursal Ismail
Instagram / @buyayahya_albahjah
Buya Yahya 

KOMENTAR PARA ULAMA TENTANG PUASA RAJAB

Dalam menyikapi tentang puasa dibulan Rojab pendapat ulama terbagi menjadi 2. Akan tetapi 2 pendapat ini tidak sekeras yang kita temukan di lapangan pada saat ini yaitu dengan membi’dahkan dan memfasiqkan para pelaku puasa Rajab.

Jumhur Ulama dari Madzhab Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan riwayat dari Imam Ahmad Bin Hanbal mereka mengatakan bahwasannya disunnahkan puasa di bulan Rajab semuanya dan juga ada riwayat lain dari Imam Ahmad Bin Hanbal bahwasannya makruh mengkhususkan melakukan puasa sebulan penuh di bulan Rajab.

Akan tetapi di dalam Madzhab Imam Ahmad Bin Hanbal dijelaskan bahwasannya kemakruhan ini akan hilang dengan 4 hal :

  1. Dibolong (berbuka) 1 hari di bulan Rajab, atau
  2. Disambung dengan puasa di bulan sebelum Rajab, atau
  3. Disambung dengan puasa di bulan setelah Rajab
  4. Dengan puasa di hari apapun di selain bulan rajab.

Mungkin ada yang mendengar dari salah satu stasiun radio atau selebaran yang dibagi-bagi yang mengatakan bahwasannya “Puasa Rojab adalah Bid’ah Dholalah” dengan membawa Riwayat dari Nabi SAW yang melarang puasa Rajab atau riwayat dari Sayyidina Umar Bin Khattab yang mengatakan
“Kami akan memukul orang yang melakukan puasa di bulan Rojab”.

Padahal riwayat tersebut adalah tidak benar dan palsu dan sungguh sangat aneh orang yang membid’ahkan puasa bulan Rajab dengan tuduhan riwayat puasa Rajab adalah hadits-haditsnya palsu. 

Akan tetapi mereka sendiri tidak sadar bahwa justru riwayat yang melarang puasa bulan Rajab adalah palsu.

Secara singkat para ulama empat madzhab tidak ada yang mengatakan puasa bulan rajab adalah bid’ah.

Apakah Anak Hasil Zina Mahram dengan Ayah Biologisnya ? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bahkan mereka sepakat kalau puasa bulan rajab adalah sunnah termasuk dalam madzhab Imam Ahmad bin Hambal. Berikut ini uraian ulama empat tentang puasa rajab :

Pendapat Ulama’ Madzhab Hanafi

Disebutkan dalam Fatawa Al-Hindiyah Juz 1 Hal. 202 : Yang artinya, “Puasa yang disunnakahkan itu bermacam-macam :Puasa Muharrom, Puasa Rojab, Puasa Sya’ban, Puasa ‘Asyuro’ (tgl. 10 Muharrom)”

Pendapat dari Ulama’ Madzhab Maliki

Disebutkan dalam Syarh Al-Khorsyi ‘Ala Kholil Juz 2 Hal. 241: Yang artinya, “Sesungguhnya disunnahkan puasa di bulan Muharrom dan puasa di bulan Rojab.”

Disebutkan dalam Hasyiah dari Syarh Al-Khorsyi ‘Ala Kholil : Yang artinya, “Disunnahkan puasa di bulan-bulan haram yang 4, paling utamanya adalah puasa di bulan Muharrom kemudian Rojab, Duzl Qo’dah dan Dzul Hijjah”.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved