Breaking News:

Berita Abdya

Bayi Mungil yang Ditemukan dalam Plastik Kuning di Abdya Diberi Nama Raisa, Kini Diasuh Polisi

Kabarnya, bayi mungil yang diberi nama Raisa Al Idrus Putri itu, akan diadopsi oleh seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Abdya.

For Serambinews.com
Seorang petugas RSU Teungku Peukan menggendong bayi yang ditemukan dalam kantong plastik di depan warung milik warga di Gampong Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, Rabu (24/2/2021) subuh. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bayi mungil berjenis kelamin perempuan yang ditemukan dalam bungkusan plastik kuning pada Rabu (24/2/2021) sekira Pukul 5.30 WIB, di salah satu warung milik warga Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), kini sudah mendapatkan orang tua asuh.

Kabarnya, bayi mungil yang diberi nama Raisa Al Idrus Putri itu, akan diadopsi oleh seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Abdya.

“Alhamdulillah, bayi yang ditemukan tadi pagi, kini sudah ada orang tua yang mengadopsinya, pasangan Supria dan Nova asal Jeumpa,” ujar Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT.

Ia menyebutkan, Supria merupakan anggota Polres Abdya, sementara istrinya bertugas sebagai tenaga kontrak di salah satu ruang di RSU Teungku Peukan.

“Semoga dengan adanya ayah dan ibu yang mengadopsi Raisa ini, ia bisa tumbuh dan menjadi anak yang salehah, baik, dan berbakti kepada orang tua,” harap Wabup.

Baca juga: Heboh, Warga Abdya Temukan Bayi Dalam Plastik di Depan Warung

Baca juga: Sikap Suami Mencaci sampai Mengancam, Bolehkan Istri Ajukan Cerai? Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Takut Jaringan Air Diputus, Pelanggan Buru-buru Bayar Tagihan, PDAM Tirta Tamiang Raup Rp 500 Juta

Seperti diberikan sebelumnya, warga Abdya dihebohkan dengan penemuan bayi dalam kantong plastik kuning.

Bayi dengan bobot 2,2 kilogram dan panjang 47 cm itu, ditemukan oleh M Arif (66), bersama sang istri Kartini (60), di warungnya di kawasan Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, tepatnya arah menuju kompleks perkantoran. 

Bayi dalam bungkusan plastik kuning yang dibalut dengan kain panjang tersebut, diduga baru saja dilahirkan karena sekujur tubuh bayi masih ada bercak darah.

Melihat ada bayi tersebut, Arif bersama istri melaporkan kejadian itu ke Mapolres Abdya yang dari warung hanya berjarak 200 meter.

Setiba di Mapolres, petugas piket bersama Panwas langsung menuju ke lokasi dan membawa bayi tersebut ke RSU Teungku Peukan untuk mendapat perawatan.

Baca juga: Musara Gayo Gelar Bincang Budaya Virtual, Bahas Budaya dan Alam Lingkungan

Baca juga: Tunggak Iuran Rp 6,8 Miliar, Jaringan Air Bersih Seratusan Pelanggan PDAM Tirta Tamiang Diputus

Baca juga: Ketahuilah! Selain Minum Air Putih, Ini Cara Mudah Menjaga Kesehatan Ginjal yang Perlu

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution, SIK melalui Kapolsek Blangpidie, Iptu Fitriadi, SH saat dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan, adanya penemuan bayi tersebut.

Iya benar (ada penemuan), bayi berjenis kelamin perempuan. Saat ini, bayi tersebut sedang dirawat di RSU Teungku Peukan," ujar Kapolsek Blangpidie, Iptu Fitriadi SH.

Namun, lanjut Iptu Fitriadi, terkait sosok orang tua bayi, pihaknya masih mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap penemuan bayi tersebut.

Baca juga: Untuk Istri Berikut Cara Mengatasi Kehadiran Pelakor dalam Rumah Tangga, Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Kronologi Keluarga Anang Hermansyah Positif Covid-19, Bermula dari Aurel Flu hingga Menularkan

Baca juga: VIDEO Melihat Kecanggihan Alat Penyimpanan Darah di PMI Banda Aceh

Tujuannya guna mengetahui apa motif dan penyebab sang bayi itu diletakkan di depan warung. “Kalau itu dalam tahap penyelidikan," pungkasnya.(*) 

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved