Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Polisi Bebaskan RFR dan Hentikan Kasusnya, Ternyata Ini Tujuan Pemuda Aceh Jaya Itu Rakit Senpi

Pembebasan RFR tersebut dilakukan Polres Aceh Jaya setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif RFR merakit dan memiliki senjata api itu.

Serambi Indonesia
RFR, pemuda perakit senjata api (senpi) saat diserahkan kepada keluarga yang diwakili oleh anggota DPRA, Azhar Abdurrahman di Mapolres Aceh Jaya, Rabu (24/2/2021). 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - RFR (25), pemuda asal Desa Panton Makmuer, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang ditangkap polisi dalam kasus kepemilikan dan perakitan senjata api (senpi) dibebaskan pada Rabu (24/2/2021).

Pembebasan RFR tersebut dilakukan Polres Aceh Jaya setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif RFR merakit dan memiliki senjata api tersebit.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir, melalui Waka Polres Kompol Rizal Antoni kepada sejumlah awak media, Rabu (24/2/2021).

RFR sendiri diserahkan pihak kepolisian kepada keluarga yang diwakili oleh mantan bupati Aceh Jaya dua periode sekaligus anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Azhar Abdurrahman.

Proses penyerahan itu sendiri berlangsung di Mapolres Aceh Jaya, Rabu sore.

Baca juga: Syech Fadhil Sorot Penangkapan Pemuda ‘Perakit Senjata’ dari Aceh Jaya: Ini Pesannya untuk Polisi

Baca juga: VIDEO Mahasiswa di Aceh Jaya Perakit Senjata Ditangkap, Mengaku Belajar dari Internet

Baca juga: Bayi Mungil yang Ditemukan dalam Plastik Kuning di Abdya Diberi Nama Raisa, Kini Diasuh Polisi

Kompol Rizal Antoni kepada awak media menjelaskan, RFR terbukti tidak terlibat atau memiliki tujuan buruk dalam hal merakit senjata api itu.

Menurut Antoni, tujuan RFR merakit senjata itu adalah untuk mencoba kemampuan yang dimiliki dirinya.

"RFR sendiri tidak terafiliasi dengan KKB (kelompok kriminal bersenjata), sudah kita turunkan juga tim intelejen kita dan RFR tidak ada terkait dengan KKB," tandasnya.

"Atas dasar itu kita menghentikan perkara ini karena dia tidak ada tujuan untuk mengancam dan berpisah dengan NKRI, dia cuma melakukan eksperimen," tambahnya.

Dengan dibebaskan RFR, Wakapolres Antoni berharap, agar pemuda cerdas itu dibina dan diberikan pemahaman terkait apa yang akan dilakukan agar tidak tersandung kasus hukum.

Baca juga: VIDEO - Viral Pengantin Terobos Banjir Pakai Bak Mandi Bayi Saat Menikah

Baca juga: Sikap Suami Mencaci sampai Mengancam, Bolehkan Istri Ajukan Cerai? Simak Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Takut Jaringan Air Diputus, Pelanggan Buru-buru Bayar Tagihan, PDAM Tirta Tamiang Raup Rp 500 Juta

"Setelah kembali ke masyarakat, RFR diharapkan mampu memberikan sumbangsih kemampuan untuk kemajuan daerah dan negara," tutupnya.(*)

Penulis: Riski Bintang
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved