Breaking News:

Berita Banda Aceh

FKIP Universitas Serambi Mekkah Yudisium 104 Sarjana

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh melaksanakan yusisium sebanyak 104 orang sarjana...

Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Dekan FKIP USM, Jalaluddin SPd MPd sedang melaksanakan yudisium sarjana pendidikan di Auditorium Mr Teuku Muhammad Hasan, Kampus USM Banda Aceh, Kamis (25/2/2021).  

Laporan Jalimin  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh melaksanakan yudisium sebanyak 104 orang sarjana dari sembilan program studi (prodi) di perguruan tinggi itu. Yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021 itu berlangsung di Auditorium Mr Teuku Muhammad Hasan USM Banda Aceh, Kamis (25/2/2021).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM), Jalaluddin SPd MPd, Kamis (25/2/2021) mengatakan, sebanyak 104 sarjana yang mengikuti yusium itu terdiri dari 49 perempuan dan 55 laki-laki.  Mereka berasal dari sembilan prodi masing-masing Pendidikan Ekonomi sebanyak 12 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 11 orang, dan Pendidikan Sejarah sebanyak satu orang.

Kemudian Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak empat orang, Pendidikan Kimia sebanyak dua orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 12 orang, Pendidikan Matematika sebanyak lima orang, Pendidikan Biologi sebanyak empat orang dan Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi (Penjaskesrek) sebanyak 53 orang.   

Jalaluddin mengatakan, prosesi Yudisium saat ini dilakukan secara sederhana sesuai dengan protokol Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

 “Harapan kami, untuk mahasiswa FKIP yang diyudisium harus mampu berpikir unggul, inovatif, dan berintegritas, kemampuan atau skill yang diperoleh selama kuliah bisa bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain atau lingkungan sekitar, jadi jerih payah selama empat atau lima tahun belajar di Universitas Serambi Mekkah mampu bersaing dengan percaya diri di dunia luar nantinya,”  pesan Jalaluddin.

Salah seorang peserta yudisium, Venti Rifka Aulia mengungkapkan rasa syukur dan bahagia, akhirnya ia bersama teman-temannya bisa sampai pada acara yudisium, tentu masih ada satu momen lagi yang tunggu-tunggu yakni prosesi wisuda.

“Saya bangga menjadi keluarga besar kampus biru Universitas Serambi Mekkah, bersyukur sekali dan sangat bahagia,” kata Venti Rifka Aulia, calon wisudawati dari Jurusan Prodi Bahasa Inggris.

Selain dihadiri Wakil Rektor I USM , Ir T Makmur MSi, juga dihadiri Wakil Rektor II USM Ilyas M Harun SE MM, Wakil Rektor III USM Dr Hayati MAg, Ketua LPPM USM Dr Muslem Daud MEd, Ketua LPM USM Dr Nasir Ibrahim, Wakil Dekan I FKIP USM, para Ketua prodi di lingkungan FKIP USM dan para staf FKIP serta para tamu undangan.

Wakil Rektor I USM, Ir T Makmur MSi, dalam sambutannya mengatakan, Yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. Ia merasa bangga dan bersyukur FKIP USM dapat melaksanakan yudisium di masa pandemi Covid-19 serta mahasiswa juga mampu menyelesaikan studinya tepat waktu, ini menujukkah mahasiswa FKIP tetap bersemangat mengikuti perkuliahan walaupun dengan media daring (online).

“Semangat itulah yang menjadi spirit kita semua dalam melewati masa-masa yang sulit, Alhamdulillah anak-anak kami bisa lulus tepat waktu. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada para mahasiswa yang diyudisum hari ini serta kami berpesan untuk selalu menjaga nama baik diri sendiri, orang tua almamater Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Universitas Serambi Mekkah”, kata T Makmur kepada Serambinews.com, Kamis (25/2/2021).

Wakil Rektor I USM ini juga mengatakan, sangat bangga  kepada mahasiswa FKIP USM Banda Aceh dengan prosesi yudisium secara sederhana, mengingat kondisi Pandemi Covid-19.(*)

Baca juga: Cegah Karhutla, Polisi Siap Tindak Pembakar Lahan di Aceh

Baca juga: Bersama IPI, Kemenag Aceh Dukung Tata Kelola Perpustakaan Madrasah

Baca juga: Pikirkan Dulu Jika Ingin Ceraikan Istri, Suami di China Harus Bayar Pekerjaan Rumah Rp 110 Juta

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved