Lifestyle
Antara Margarin dan Mentega, Mana yang Lebih Baik Digunakan Untuk Buat Kue ? Baca Juga Perbedaannya
penggunaan mentega tawar akan memberikan rasa yang lebih kaya pada keik, kue kering, dan pastry. Kandungan lemak yang lebih tinggi pada mentega juga
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Jenis Mentega
1. Sweet cream butter
Mungkin kamu pernah menemukan mentega dengan kemasan bertuliskan "mentega krim manis/ sweet cream butter".
Label tersebut mengindikasikan jenis mentega tersebut dibuat dari krim susu yang dipanaskan (pasteurisasi) untuk membunuh patogen dan mencegah pembusukan.
2. Unsalted butter (mentega tawar)
Selain jenis sweet cream butter, ada pula jenis mentega yang dibuat dari susu mentah tanpa perlu proses pemanasan, disebut unsalted butter.
3. Whipped Butter
Jenis mentega ini dibuat sebagai olesan.
Penambahan udara pada proses pembuatan jenis mentega ini, membuat mentega punya konsistensi yang lebih ringan dan tidak terlalu padat.
Jika dibandingkan dengan mentega biasa, jenis whipped butter memiliki kandungan kalori dan lemak lebih sedikit.
Kandungan lemak pada mentega menjadi salah satu faktor yang membedakan setiap merk produk mentega.
Sebab, kandungan lemak tersebut juga mempengaruhi rasa dan tekstur produk mentega.
Baca juga: Jarang Diketahui, Ini Efek Buruk Mentega Bagi Kesehatan
Oleh karena berasal dari lemak hewani, makan mentega mengandung kolesterol dan lemak jenuh lebih tinggi dibandingkan margarin.
Apa itu Margarin ?
Margarin adalah produk non-dairy yang dibuat sebagai pengganti mentega.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mentega_20180704_132046.jpg)