Breaking News:

Berita Luar Negeri

Warga Jepang Masuk Ke China Dites Covid-19 Melalui Dubur, Begini Reaksi Pemerintah Jepang

Pemerintah Jepang meminta China untuk berhenti melakukan tes usap Covid-19 melalui dubur atau anal pada warga Jepang ketika mereka memasuki china

AFP
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinopharm buatan China di Belgrade Fair yang diubah menjadi pusat vaksinasi, pada 12 Februari 2021 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Jepang telah meminta China untuk berhenti melakukan tes usap Covid-19 melalui dubur atau anal pada warga Jepang ketika mereka memasuki negara itu.

Melansir BBC, para pejabat mengatakan, beberapa warga Jepang mengeluh bahwa prosedur tersebut menyebabkan mereka tertekan psikologis. 

China mulai melakukan tes mengusap dubur pada Januari.

Pekan lalu, mereka membantah telah mewajibkan diplomat AS menjalani tes semacam itu setelah media AS melaporkan ada sejumlah warga yang mengeluhkan prosedur tersebut.

Baca juga: Dalam Pameran Senjata Internasional, Rusia Pamer Peralatan Tempur Anti-Drone

"Beberapa warga Jepang melaporkan ke kedutaan kami di China bahwa mereka menerima tes usap dubur, yang menyebabkan rasa sakit psikologis yang hebat," kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato kepada BBC.

Dia menambahkan, belum diketahui berapa banyak warga Jepang yang telah menerima tes semacam itu.

Tes tersebut dilakukan pada sejumlah warga Jepang yang dikarantina atau memasuki China.

Menurut Kato, China sejauh ini belum menanggapi permintaan tersebut.

Baca juga: Demi Saingi Rusia dan China, Militer AS Kembangkan Rudal Hipersonik yang Meluncur Satu Mil Per Detik

Dia menambahkan bahwa pemerintah Jepang telah mengajukan permintaan tersebut melalui kedutaan besar di Beijing.

Pada saat peluncurannya, media pemerintah melaporkan tes-tes itu memicu kontroversi di antara para ahli dan kurang efisien daripada tes pada saluran pernapasan bagian atas.

Tes secara anal dilakukan dengan cara memasukkan kapas 3-5 cm (1,2-2,0 inci) ke dalam anus dan memutarnya dengan lembut.(*)

Baca juga: Haji Uma Datangi Ibu dan Bayi Mendekam di Lapas, Kasus Sebar Video Ricuh Keuchik dengan Aparat Desa

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Jepang minta China menghentikan tes Covid-19 melalui dubur pada warganya, mengapa?

Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved